Jutaan Produk Ilegal Kembali Dimusnahkan BPOM Surabaya

Surabaya (Warta Sas) – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Surabaya bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali memusnahkan jutaan obat, makanan, minuman, dan kosmetik ilegal, yang bernilai total 8,3 Milyar.

Jutaan jenis (item) macam produk tanpa izin edar (ilegal) dimusnahkan oleh Balai Besar Pengawasan Obat Dan Makanan (BPOM) Kota Surabaya dari temuan operasi gabungan di sejumlah daerah sejak tahun 2015 – 2016.

Dalam agenda pemusnahan produk tanpa izin edar, yang digelar di  Balai Besar Pengawasan Obat Dan Makanan (BPOM) Kota Surabaya, turut dihadiri, Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf, Kepala BPOM RI Dr.Ir. Penny K Lukito dan Kepala BPOM Kota Surabaya I Gusti Ngurah Bagus Kusuma Dewa.

1

Seperti yang disampaikan, Kepala BPOM Kota Surabaya I Gusti Ngurah Bagus Kusuma Dewa yang dijumpai dalam acara pemusnahan produk tanpa izin, mengatakan bahwa, Produk ilegal yang dimusnahkan ini dari berbagai jenis (item) dengan jumlah 2,4 Juta berasal dari beberapa daerah.

“Produk ilegal yang dimusnahkan ini meliputi terdiri dari produk kosmetika tanpa izin edar, pangan tanda izin edar termasuk rusak dan kadaluarsa, obat tanpa izin edar,obat keras tanpa miliki kewenangan dan obat tradisional tanpa izin edar, produk komplemen tanpa izin edar.” Ucap I Gusti Ngurah Bagus, Rabu, (17/11/16).

“Total jenis (Item) produk ilegal sebanyak 2,4 juta lebih yang dimusnhakan ini, secara ekonomi senilai 8,3 milyar dari hasil operasi gabungan yang dilakukan oleh BPOM, sedangkan pemusnahan produk ilegal ini dari jutaan jenis (Item) menggunakan sebanyak 50 truk,” tambahnya.

Pemusnahan tersebut lakukan secara bertahap sejak tanggal, 3, 5, 11, 24, 31, oktober hingga tanggal 16 November 2016.

3

Dikesempatan yang sama, Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf juga menyampaikan, bahwa ini merupakan langkah yang tegas dengan memusnahkan barang produk dan makanan serta minuman, dan obat serta kosmetik ilegal yang tidak memiliki izin edar dan berbahaya.

“Alur barang impor yang masuk ke Indonesia semakin tidak terkendali dengan adanya pasar bebas dimana bukan hanya manusia tapi juga produk dari negara lain bisa masuk ke Indonesia dengan bebas. Untuk itu perlu tindakan yang tegas,” kta Gus Ipul

Perlu diketahui secara rincian pemusnahan produk ilegal obat dan makanan terdiri dari 210 jenis (2.136.295 pcs) obat ilegal senilai 4,1 Milyar, dan obat tradisional ilegal sebanyak 731 (89.956 pcs) senilai 1,5 Milyar, dan juga kosmetik ilegal sebanyak 360 (14.721 pcs) dengan nilai 766 juta rupiah, serta makanan (Pangan) ilegal senilai 388 juta rupiah. (Tls)

Add a Comment