Dukung Disabilitas Menjadi Atlit, Unesa Adakan MoU Bersama SOINA Jatim

Surabaya (wartasas.com) – Berikan dukungan dan kesempatan kepada para penyandang disabilitas agar menjadi atlit yang bisa berkompetisi di ajang internasional, Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menggandeng Special Olympics Indonesia Association (SOINA) Propinsi Jawa Timur untuk bekerjasama.

Bentuk kerjasama diwujudkan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MOU) antara Unesa yang diwakilkan Rektor Unesa Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes dan SOINA Jatim yang diwakilkan Farida pada Minggu, 07 Oktober 2018 di Halaman kampus Unesa Lidah Wetan Surabaya.

Kegiatan Penandatanganan nota kesepahaman (MOU) yang dilakukan bersamaan dengan puncak peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2018 juga dilaksanakan melaunching kegiatan Diesnatalis Unesa 2018 yang memasuki usia ke 54.

Rektor Unesa Prof. Dr. Nurhasan menyampaikan bahwa, meningkatkan kualitas dibidang olah raga berarti masyarakat ikut mewujudkan pembangunan manusia Indonesia guna menjadi manusia yang sehat dan kuat.

“MoU bersama SOINA Jatim merupakan langkah Unesa untuk memberikan dukungan dan support kepada para disabilitas agar berani maju untuk menjadi seorang atlit hebat,” kata Prof. Nurhasan saat ditemui usai MoU bersama SOINA Jatim, Minggu, (07/10/18).

Dalam kesempatan acara tersebut, berbagai macam jenis kegiatan dilaksanakan oleh tim panitia yang berasal dari Fakultas Ilmu Olah Raga (FIO) untuk menyemarakkan acara. Seperti, lomba gerak jalan beregu, funwalk, senam meraih bintang, festival dan eksebisi olahraga disabilitas, bazar kewirausahaan, serta di akhiri dengan pentas musik hiburan rakyat.

Disela sela acara peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2018 ada yang menjadi tontonan menaraik terutama bagi mahasiswa Unesa. Pasalnya, Rektor Unesa terlihat asyik berduet dengan seorang bule Amerika Serikat bernama Andrea yang saat ini sedang melakukan riset tentang dangdut dan gender di Indonesia.

Dalam kesempatan acara tersebut, Unesa juga menggelar penggalangan donasi untuk korban gempa Palu dan Donggala Sulawesi Tengah sebagai wujud kepedulian terhadap para saudara yang tertimpa musibah.

“Unesa akan menunjukkan kepedulian dengan diantaranya menerima mahasiswa dari Universitas Tadulako yang menjadi korban gempa dan tsunami untuk kuliah “Sit In” di Unesa secara gratis,” terang Rektor.

Selain itu, Unesa akan memberi bantuan beasiswa sebesar 1.000.000 rupiah kepada mereka serta fasilitas asrama secara gratis. Ini sebagai bagian dari dukungan kampus untuk Palu bangkit kembali. (Tls)