Ciptakan Rasa Aman SD Mudipat Pucang Ajak Siswa Deklarsikan “Surabaya Kota Aman dan Mudipat Sekolah Ramah Anak”

Surabaya (wartasas.com) – Moment Layanan Orientasi Siswa (LOS) atau yang lebih akrab didengar Masa Orientasi Siswa (MOS) setiap awal tahun ajaran guna menyambut kedatangan para peserta didik baru dimanfaatkan betul oleh SD Muhammadiyah 4 (Mudipat) Pucang Surabaya untuk memberikan kegiatan positif kepada para siswa baru.

Kali ini, dalam LOS yang dilaksanakan pada Selasa, 17 Juli 2018 di Halaman SD Mudipat Pucang Surabaya, para siswa yang berjumlah 252 siswa diajak untuk melakukan Aksi Generasi Emas abad 21 dan melakukan deklarasi “Surabaya Kota Aman dan Mudipat Sekolah Ramah Anak”.

Kepala Sekolah SD Mudipat Pucang Surabaya, Muhammad Syaikhul Islam menyampaikan bahwa, kegiatan LOS sudah menjadi agenda rutin setiap awal tahun ajaran. Fungsinya adalah untuk mengajak para siswa baru lebih kreatif, berani serta bisa bersosialisasi antar siswa.

“Banyak kegiatan positif yang kita lakukan dalam LOS. Seperti, belajar doa, membaca Al quran, latihan pementasan, Yel Yel, membangun kekompakan Tim dan bermain Ular tangga Raksasa serta masih banyak lagi,” tutur Syaikhul saat ditemui usai kegiatan LOS di SD Mudipat Pucang, Selasa, (17/07/18).

“Mengapa kita mengajak para siswa untuk melakukan aksi deklarasi “Surabaya Kota Aman dan Mudipat Sekolah Ramah Anak”, supaya para siswa baru bisa merasa aman dan nyaman serta dapat bersosialisasi dengan sesama siswa lainnya lebih akrab. Sehingga, ketika para siswa baru sudah mulai memasuki gerbang sekolah SD Mudipat Pucang tidak lagi was was dan lebih berfokus kepada pelajaran,” tambahnya.

Masih menurut Kepsek SD Mudipat Pucang yang baru dilantik ini menambahkan, dalam kesempatan momen LOS para siswa baru juga diperkenalkan dengan keberagaman suku dan adat-istiadat teman-teman barunya. Serta, bermain Ular Tangga Raksasa bersama untuk menciptakan keakraban dan kekompakan.

Sedangkan, dalam rangka menciptakan generasi abad 21 SD Mudipat Pucang sudah mempersiapkan dengan matang. Salah satunya, menambah kegiatan ektrakurikuler siswa yang awalnya berjumlah 31 jenis sekarang menjadi 34 jenis ektrakurikuler yang bisa dipilih oleh para siswa.

“Tiga ektrakurikuler yang baru kita launching adalah Anggar, Entrepreneur Kid dan Desiner Club. Semoga, bertambahnya jumlah ektrakurikuler bisa memberikan pilihan dan manfaat yang lebih baik bagi para siswa SD Mudipat Pucang,” terang Syaikhul.

Para orang tua wali murid yang turut hadir menemani putra putrinya mengikuti kegiatan LOS di SD Mudipat Pucang terlihat bangga dan puas akan sistem belajar yang diterapkan oleh sekolah. (Tls)