Wujudkan Generasi Mandiri, Pemprov Jatim Rutin Gelar Program “SEP”

Surabaya (wartasas.com) – Kegiatan SEP (Student Exchange Program) merupakan agenda pertukaran pelajar Jawa Timur-Osaka Jepang yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun untuk menjalin hubungan baik antar kedua Negara.

Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Humas Dan Protokol Pemprov Jatim Drs. Benny Sampirwanto M. Si saat menyerahkan sertifikat SEP 2017 di Kantor Gubernur Jatim Surabaya, pada Selasa, 30 Januari 2018.

Kepala Biro Humas Dan Protokol Pemprov.  Jatim Drs. Benny Sampirwanto mengatakan bahwa, SEP 2017 merupakan program tahun ke-5, sebagai realisasi kerjasama provinsi/prefecture  kembar Jatim-Osaka.

“Kegiatan yang pertamakali dilakukan pada tahun 2013  ini merupakan tindaklanjut pertemuan antara Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo dengan Gubernur Osaka Ichiro Matsui pada tanggal 19 Pebruari 2012,” kata Benny usai menyerahkan sertifikat SEP 2017, Selasa, (30/01/18).

“SEP 2017 sendiri sudah dilaksanakan pada tanggal 20-24 November 2017. Diharapkan, kegiatan SEP ini mampu mendorong terbentuknya generasi yang unggul, percaya diri, dan mandiri,” tambahnya.

Masih kata Benny, program Student Exchange Program diikuti oleh delapan siswa,  terdiri dari 6 siswa dari SMA Negeri 1 Waru dan 3 orang dari SMAN 3 Sidoarjo. Dan, pemberian sertifikat yang ditandatangani direktur kerjasama luar negeri pemerintah provinsi/prefecture kedua belah pihak juga menjadi nilai plus bagi peserta.

“Diharapkannya, sertifikat tersebut menjadi nilai bagi peserta, baik untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi maupun di dunia kerja,” terangnya.

Ditempat yang sama, Kepala SMA 3 Sidoarjo Eko Rejoso mengatakan, SEP telah meningkatkan kepercayaan diri bagi sekolah, bukan hanya bagi siswa saja, tetapi juga para pengajarnya.

“Kami bersyukur siswa kami, bisa ikut kegiatan ini. Mereka juga banyak belajar tentang kedisiplinan. Orang orang Jepang menerapkan budaya on time, dan itu terkadang kita belum bisa menerapkannya. Jepang juga menerapkan budaya yang santun dan sangat menghargai waktu,” ungkapnya.

Salah satu siswa SMA 3 Sidoarjo, Tiara mengaku bangga dan terkesan setelah mengikuti program tersebut. Ia tidak menyangka, akan berangkat ke negara yang banyak dikagumi oleh banya.

“Meskipun, saya sering belajar tentang bahasa dan budaya Jepang, namun tidak pernah  minpi  bisa pergi kesana. Namun, dengan pogram dari Bagian Kerjasama Pemprov Jatim ini saya bisa belajar banyak hal tentang kebiasaan maupun pendidikan orang orang Jepang,” papar Tiara dengan mimik bangga. (Tls)