Pengoperasian Angkutan Online, Besok Akan di Resmikan Gubernur Jatim

Surabaya (wartasas.com) – Pengoperasian angkutan sewa khusus online yang sudah mendapatkan ijin dari Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, secara resmi besok pada Kamis, (04/01) akan dilaunching oleh Gubernur Jawa Timur.

Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Jatim Drs. Benny Sampir Wanto, MSi dalam kesempatan press realese di Ruang Kerja Biro Humas dan Protokol Pemprov Jatim, Rabu sore, 03 Januari 2017.

Drs. Benny Sampir Wanto, mengatakan bahwa, Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo akan melaunching pengoperasian angkutan sewa khusus online di halaman Gedung Negara Grahadi Surabaya, besok Kamis (4/1) pagi.

“Launching dilakukan pada kendaraan yang mewakilii wilayah Gremakertosusila Plus (Gresik, Madura, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Lamongan, Tuban, Bojonegoro, Jombang, Pasuruan) dan Malang Raya,” kata Benny dalam press realese, Rabu sore, (03/01/18).

“Berdasarkan data perkembangan proses izin hingga 03 Januari 2018 di Dinas Perhubungan Provinsi Jatim, sebanyak 9 perusahaan yang telah memperoleh ijin dari 31 perusahaan yg mengajukan, dengan jumlah persetujuan prinsip terhadap kendaraan  sebanyak 2.418 unit kendaraan,” tambahnya.

Sedangkan yang sudah memperoleh ijin operasional masih menurut Benny, sebanyak 113 kendaraan. Untuk kuota angkutan online di Jatim sendiri mengacu pada Pergub Jatim No. 188/375/KPTS/103/2017, yakni sebanyak 4.445 kendaraan, yang terdiri dari 3.000 unit untuk wilayah Grebangkertosusila, 225 unit di Malang Raya, dan sisanya daerah lain di Jawa Timur.

Mengenai tarif kendaraan on line ini, mengacu pada Peraturan Dirjen Perhubungan Darat No. SK.3244/AJ.801/DJPD/2017 tentang Tarif Batas Atas dan Tarif Batas Bawah Angkutan Sewa Khusus.

“Dalam peraturan tersebut telah ditentukan besaran tarif angkutan sewa khusus di Jatim adalah Rp. 6.000; per km batas atas dan Rp. 3.500; per km batas bawah,” terangnya.

Kadishub Jatim Wahid Wahyudi berharap, dengan launching pengoperasian angkutan online ini, para pengusaha dan pengemudi angkutan online mematuhi peraturan yang berlaku, khususnya Peraturan Menteri Perhubungan No. 108 Tahun 2017 yang memuat tentang kewajiban pelayanan dan syarat-syarat kendaraan angkutan sewa khusus/online, serta Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/375/KPTS/103/2017 tentang batas quota kendaraan Angkutan Sewa Khusus.

“Selain itu,  Dinas Perhubungan bekerjasama dengan Poltekbang Surabaya, juga  memberikan peluang untuk mendidik 100 orang pengemudi online agar terampil mengemudikan kendaraan angkutan online ini sampai memperoleh SIM A umum secara gratis,” pungkas Wahyudi. (Tls)