Pakde Karwo : Keberhasilan Pemerintah Jawa Timur, Atas Kerja Keras Seluruh Elemen Pemerintah

Bali (wartasas.com) – Penghargaan yang diperoleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas prestasinya sebagai wilayah II Indonesia yang Sistem Akuntabilitas Kinerja Pemerintahan (SAKIP)-nya mendapat predikat “A”, karena kerja keras seluruh elemen pemerintah, khususnya bupati dan walikota untuk mewujudkan SAKIP yang baik dan berkualitas demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Timur Soekarwo dalam sambutannya usai menerima penghargaan Hasil Evaluasi AKIP 2017 Provinsi/Kabupaten/Kota Wilayah II  dari pemerintah pusat yang dilaksanakan di Nusa Dua Convention Center Bali, Rabu, 31 Januari 2018 oleh Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB), Dr. H. Asman Abnur, S.E, M.Si.

Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jatim dalam sambutannya menyampaikan, bahwa, wilayah II Indonesia meliputi Kalimantan, Lampung, DKI Jakarta, Jatim, Bali, NTB, NTT.

“Saya dan seluruh warga Jawa Timur sangat bersyukur dan bangga atas penghargaan yang diberikan oleh MenPAN RB. Saya kebetulan menjadi Gubernur di tempat dan waktu yang tepat. Penghargaan ini berkat komitmen seluruh kepala daerah yang luar biasa terhadap perbaikan kesejahteran masyaraka,” ucap Pakde Karwo usai menerima penghargaan Hasil Evaluasi AKIP 2017 di Bali, Rabu, (31/01/18).

SAKIP (Laporan Kinerja Instansi Pemerintah) merupakan alat untuk untuk menata manajemen pemerintahan menjadi lebih baik, efektif dan efisien. Penataan sebagaimana  diamanatkan Perpres Nomor 29 Tahun 2014 tentang SAKIP dan Permenpan Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.

Turunnya kedua peraturan tersebut disambut baik oleh dirinya dan seluruh bupati/walikota melalui penerbitan regulasi yang baru atau  reregulasi, penerapan  leadership atau kepemimpinan yang maju, dan penerapan teknologi informasi (TI) dengan tujuan mendukung terwujudnya SAKIP yang baik dan berkualitas di Jatim.

“Berbagai upaya dilakukan Pemprov Jatim untuk mewujudkan tujuan tersebut,  diantaranya melakukan diseminasi SAKIP, yaitu menyebarluaskan segala informasi tentang SAKIP kepada seluruh Perangkat Daerah atau PD di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten/Kota se Jatim,” terang Pakde Karwo.

“Kemudian, melakukan pendampingan penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) terhadap perangkat daerah dari pejabat tertinggi, pejabat tinggi pratama atau Eselon II sampai dengan jabatan pelaksana/staf) secara intensif, serta melaksanakan pra evaluasi dan evaluasi SAKIP secara rutin,” imbuhnya.

Dalam kesempatan ini, MenPAN RB, Dr. H. Asman Abnur, S.E, M.Si mengatakan, secara keseluruhan, hasil evaluasi SAKIP di wilayah II Indonesia pada tahun 2017 mencapai 56,40 atau mengalami peningkatan 4,59 poin dari Tahun 2016 yang mencapai 51,81.

Atas peningkatan itu, Asman Abnur memberikan apresiasi kepada seluruh kepala daerah yang telah melakukan upaya dan perbaikan nyata bagi peningkatan efisiensi birokrasi. Khususnya kepada pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten yang berpredikat “A”, yakni Jawa Timur dan Banyuwangi.

“Untuk hasil evaluasi SAKIP di wilayah II Indonesia pada tahun ini, terdapat 17 provinsi dan kabupaten/kota yang memperoleh predikat “BB”. Kemudian, terdapat 52 Kabupaten/Kota dengan predikat “B”, dan 81 kabupaten/kota yang masuk dalam katagori “C” dan “CC”. Untuk kabupaten/kota yang masih dibawah “B”, saya minta segera melakukan studi tiru ke instansi pemerintah lain yang sudah lebih baik dalam menerapkan SAKIP yang berkualitas dan berorientasi pada hasil, seperti Jawa Timur dan Banyuwangi yang mendapat predikat “A”” paparnya.

Selain Pakde Karwo sebagai satu-satunya gubernur yang memperoleh nilai A di wilayah II Indonesia, penghargaan sama juga diberikan  kepada Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, sebagai satu-satunya bupati di wilayah II yang memperoleh kategori SAKIP A untuk kabupaten/kota. (An/Tls)