Khofifah : Aksi Heroik Aiptu Sujadi Bisa Menjadi Tauladan Bagi Kita Semua

Surabaya (wartasas.com) – Usai menerima penghargaan dari Kapolda Jatim, atas keberanian dan dedikasi tanpa pamrih dalam memberikan perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat yang membutuhkan, lagi lagi keberanian dan jiwa kemanusiaan, anggota Bamin Urmintu Satlantas Polres Kediri yang telah membantu satu keluarga terjebak banjir di Kabupaten Ngawi beberapa saat lalu kembali mendapatkan apresiasi tinggi.

Kali ini, penghargaan dan cinderamata tersebut diberikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Aiptu Sujadi yang hadir bersama sang istri, Nanda Saptowati dan putranya Nandana Noah Nayotama pada Jumat, 15 Maret 2019 di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah menyampaikan ucapan terima kasih kepada Aiptu Sujadi yang telah berani menolong keluarga yang sedang terseret arus banjir dalam bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Ngawi tanpa memperdulikan keselamatan dirinya sendiri.

“Atas nama pribadi dan pemerintah provinsi Jawa Timurt, saya menyampaikan terima kasih. Sungguh, sikap pemberani dan peduli terhadap sesama Aiptu Sujadi patut kita jadikan tauladan,” ucap Khofifah usai memberikan penghargaan, Jumat, (15/03/19).

Masih menurut orang nomor satu di Jawa Timur ini, bahwa, jiwa keteladanan dan kerelawan tersebut sebagai implementasi dari masyarakat yang guyub dan rukun. Apalagi, aksi keteladanan dan kerelawanan tersebut sangat bermakna bagi semua orang yang membutuhkan pertolongan.      

“Menurut saya keteladanan dan kerelawanan hari ini perlu untuk terus dikuatkan. Dan ini sebagai implementasi dari masyarakat yang guyub dan rukun. Dan, semoga ini bisa semakin meningkatkan rasa kepedulian kita terhadap sesame,” terangnya.

Khofifah juga meminta kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  Provinsi Jawa Timur dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Jawa Timur untuk memulai membangun jaringan koneksi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), agar apabila akan terjadi bencana sudah dapat terdeteksi sedini mungkin.

“Sistem jaringan BNPB sudah menggunakan 4D, sehingga segala gejolak bencana dapat terdeteksi dan tergambar dengan jelas. Segala upaya untuk mendeteksi bencana terus dilakukan oleh Pemprov. Jatim, karena dengan adanya bencana akan mengakibatkan bertambahnya jumlah masyarakat miskin hingga 80 persen,” ungkapnya.

Penyelamatan satu keluarga dari kepungan banjir di sisi kiri Jalan TOL dari arah Ngawi yang dilakukan oleh Aiptu Sujadi membawa nama harum kepolisian. Dimana, Aiptu Sujadi bersama putranya rela berkorban memberikan pertolongan pada keluarga Arif Rosidi warga Dusun Sumberejo, Desa Kresikan Kecamatan Geneng Kabupaten Ngawi. Sehingga, Arif Rosidi yang bersama isteri dan kedua anaknya yang berumur 3 tahun dan 5 tahun dapat terselamatkan. (Tls)