Beri Kemudahan Badan Usaha, BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan Bersinergi Buka Layanan Satu Pintu “EODB”

Surabaya (wartasas.com) – Dalam rangka memberikan kemudahan penyelenggaraan program Jaminan Sosial bagi Badan Usaha (BU) baru untuk langsung terdaftar baik di BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagarkerjaan bersinergi menciptakan program Ease of Doing Business (EODB).

Dalam kesempatan Sosialisasi Bersama BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan mengenai program EODB, pada Senin, 19 Maret 2018 di Kota Surabaya, dihadiri langsung oleh Direktur Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kementrian Ketenagakerjaan RI, Wahyu Widodo dan Deputi Direksi Bidang Perluasan Peserta BPJS Kesehatan, Kisworowati.

Wahyu Widodo Direktur Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kementrian Ketenagakerjaan RI dalam sambutannya menyampaikan, bahwa, EODB merupakan bentuk dukungan Pemerintah kepada Badan Usaha (BU) untuk memberikan kemudahan berusaha di Indonesia.

“EODB juga mempermudah dan memangkas prosedur registrasi BU baru, baik dalam hal pengurusan izin usaha maupun pendaftaran program jaminan kesehatan sosial agar lebih praktis dan lebih cepat untuk akses pendaftaran peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) dengan Portal Bersama di www.bpjs.go.id,” ucap Wahyu dalam kesempatan sosialisasi bersama di Surabaya, Senin, (19/03/18).

“Pendaftaran Badan Usaha untuk BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sudah terintegrasi melalui sistem pelayanan publik, di Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPTSP) Surabaya dan Badan Koordinasi Pelayanan dan Penanaman Modal (BKPPM) Surabaya,” tambahnya.

Sekarang dengan adanya Digitalisasi, masih menurut Wahyu, semua orang bisa mendapatkan informasi dan mendaftarkan Badan Usahanya lagsung ke BPJS Kesehatan dan Ketenagarkerjaan dengan mudah melalui Portal Bersama.

“Selanjuttnya, yang penting adalah Distribusi, Edukasi, Sosialisasi dan Advokasi untuk penerapan kemudahan melalui Portal Bersama dengan maksimal,” terang Wahyu.

Ditempat yang sama, Deputi Direksi Bidang Perluasan Peserta BPJS Kesehatan, Kisworowati juga menyampaikan bahwa, melalui layanan satu pintu, Badan Usaha baru yang mengurus permohonan perizinan dokumen Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan/atau Tanda Daftar Perusahaan (TDP) pada BPTSP/BKPPM, maka secara otomatis akan terdaftar dalam Program Jaminan Sosial melalui Formulir Pendaftaran Bersama (FPB) dan Aplikasi Pedaftaran Terpadu (APT) di Portal Bersama www.bpjs.go.id.

“Sehingga, perusahaan dan pekerjanya bisa mendaftarkan ke BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan pada saat melakukan pengurusan izin usaha tersebut. BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan berupaya memberikan kemudahan pendaftaran, penagihan, pembayaran serta pelaporan iuran, khususnya bagi peserta PPU melalui layanan satu pintu ini,” papar Kisworowati.

Dijelaskan juga, mulai 15 Maret kemarin portal aplikasi bersama sudah bisa berjalan di BKPPM Surabaya, dan sudah ada 23 BU baru yang terdaftar mulai tanggal 15-16 Maret 2018.

Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilyah Jawa Timur, dr. Handaryo, MM, AAK berharap dengan bersinerginya BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan layanan satu pintu “Portal Bersama” dapat memberikan kemudahan bagi Badan Usaha (BU).

“Sehingga, dengan adanya akses layanan satu pintu “Portal Bersama”  pengusaha tidak perlu lagi datang ke Naker atau BPJS Kesehatan hanya untuk mendaftar. Sehingga, dapat menghemat waktu apabila memanfaatkan akses tersebut. Karena, didalam satu akses tersebut sudah bisa memperoleh semuanya,” pungkasnya.

Untuk sementara, akses windows ini hanya dapat difungsikan di Jakarta dan Surabaya. Apabila akses tersebut dapat berjalan dengan baik, kedepan akan dilakukan disemua kota yang ada di Indonesia. (Tls)