Atlit Jatim Tidak Hanya Berprestasi Tapi Juga Cerdas

Surabaya (wartasas.com) – Era perkembangan teknologi seperti saat ini, pengembangan olahraga tak bisa dilakukan hanya dengan mengandalkan latihan fisik semata. Upaya meraih prestasi para atlet harus melalui perencanaan matang, salah satunya dengan memperhatikan faktor kecerdasan dan kesehatan para atlet sejak usia dini.

Hal tersebut dibahas dalam kesempatan Rapat Anggota Komite Olahraga Nasional (KONI) Provinsi Jatim 2018 pada Selasa, 08 Mei 2018 di Hotel Bumi Sidoarjo yang dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo dan Ketua Umum KONI Provinsi Jatim, Ir. H. Erlangga Satriagung.

Dalam Rapat Anggota KONI bertemakan “Optimalisasi Penerapan Sport Sciences Menuju Sukses PON XX Tahun 2020 Papua” juga dihadiri Ketua BNN RI, Rektor Universitas Wijaya Kusuma, para atlet, pelatih puslatda, Ketua BNN se-Jatim serta pengurus KONI Kab/Kota se-Jatim.

Pakde Karwo dalam sambutannya mengatakan bahwa, mentalitas seorang atlet harus menjadi bagian penting. Seperti kata pepatah, “mens sana in corpore sano”, dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat.

“Ini menjadi basis dari revolusi mental. Ada hubungan yang tidak bisa dipisahkan antara badan sehat dan pikiran yang sehat,” kata Pakde karwo dalam sambutannya, Selasa, (08/05/18).

“Atlet Jatim harus menjadi juara baik tingkat nasional maupun dunia karena mereka berbeda dibanding yang lain, atlet Jatim memiliki semangat bertarung dan tidak kenal menyerah, achievement mereka luar biasa,” tambahnya.

Untuk itu, ia menyambut baik upaya yang dilakukan KONI Provinsi Jatim yang bekerjasama dengan beberapa universitas dalam mengembangkan pendidikan para atlet, salah satunya dengan Universitas Wijaya Kusuma Surabaya.

Pakde Karwo juga mengusulkan kepada KONI Provinsi Jatim untuk menjamin terlaksananya pelatihan yang berkualitas dan menjalin kerjasama sinergis dengan stakeholder seperti pengprov cabang olahraga, pemerintah (Dispora kab/kota), klub olahraga dan KONI kab/kota.

Dalam kesempatan ini, Ketua Umum KONI Provinsi Jatim, Ir. H. Erlangga Satriagung secara khusus menyampaikan terimakasihnya kepada Pakde Karwo yang sudah mempercayai KONI Provinsi Jatim untuk mengembangkan prestasi olahraga tidak hanya di tingkat nasional tapi juga internasional.

“Pakde Karwo ini membuat sektor olahraga bukan sekedar urusan orang berkeringat tapi juga urusan strategis yang berkaitan dengan pembangunan generasi muda berkarakter,” terang Erlangga.

KONI Provinsi Jatim juga terus mendorong agar atlet tidak hanya berprestasi tapi juga memiliki kecerdasan. Salah satu langkahnya dengan membentuk badan pendidikan dan penataran yang bertugas melakukan peningkatan kualitas pelatih, juri dan wasit, serta menjaga para atlet agar tidak meninggalkan dunia pendidikan hingga minimal S1.

Dalam kesempatan rapat juga dilakukan penandatanganan MoU antara KONI Provinsi Jatim dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jatim tentang kerjasama penegakan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Juga kerjasama KONI Provinsi Jatim dengan Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. (Tls)