Prajurit Koarmatim Ikuti Sosialisasi Tax Amnesty

Surabaya (Warta SAS) – Koarmatim bersama Direktorat Jenderal Pajak Kantor Wilayah (Kanwil) DJP Jatim I gelar sosialisasi Tax Amnesty kepada seluruh prajurit TNI AL Koarmatim.

Kepala Staf Komando Armada RI Kawasan Timur (Kasarmatim) Laksma TNI I.N.G. Ariawan,S.E.,M.M., mewakili Pangarmatim Laksamana Muda TNI Darwanto, S.H., M.A.P., mengikuti sosialisasi Tax Amnesty.

Acara sosialisasi Tax Amnesty yang digelar Jumat, 18 November 2016, di Gedung Panti Tjahaja Armada (PTA) Koarmatim, Ujung Surabaya, dihadiri langsung Kepala Kantor Wilayah (Ka Kanwil) DJP Jatim I Bapak Estu Budiarto, Ak., M.B.A.

Dalam sambutan Pangarmatim yang dibacakan oleh Kasarmatim menyampaikan bahwa, pemerintah sedang melaksanakan program tax amnesty bagi warganya. Tax Amnesty atau Amnesti Pajak merupakan  program pengampunan yang diberikan oleh pemerintah kepada wajib pajak meliputi penghapusan pajak yang seharusnya terhutang, penghapusan sanksi administrasi perpajakan, serta penghapusan sanksi pidana di bidang perpajakan atas harta yang diperoleh pada tahun 2015 dan sebelumnya yang belum dilaporkan pada SPT, dengan cara melunasi seluruh tunggakkan pajak yang dimiliki dan membayar uang tebusan.

2

Dikesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah (Ka Kanwil) DJP Jatim I Bapak Estu Budiarto, Ak., M.B.A. Juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Pangarmatim telah memberikan kesempatan melaksanakan sosialisasi Tax Amnesty di Koarmatim.

Sejauh ini, DJP Jatim I telah berhasil mengumpulkan 8 triliyun dari hasil Tax Amnesty di Jatim. Diharapkan seluruh prajurit TNI-Polri yang sudah membayar pajak sesuai ketentuan kedinasan akan ada perubahan dalam SPT-nya.” Ucap Estu.

Semoga kebijakan pemerintah ini dapat didukung dengan baik oleh semua pihak dan menghasilkan pembangunan negara lebih maju dan berkembang termasuk TNI Angkatan Laut,” tambahnya.

Dalam sosialisasi Tax Amnesty dan pelatihan / pembinaan teknik pengisian Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) mengatakan, bahwa Amnesti Pajak merupakan terobosan kebijakan yang didorong oleh semakin kecilnya kemungkinan untuk menyembunyikan kekayaan di luar wilayah negara kesatuan Republik Indonesia.

3

Semakin transparannya sektor keuangan global dan meningkatnya semangat Nasionalisme pertukaran informasi antar Negara, diharapkan, dapat mendorong perekonomian dan terwujudnya postur APBN yang lebih baik.

Hal ini merupakan bagian dari reformasi perpajakan menuju sistem perpajakan yang lebih berkeadilan, serta perluasan basis data perpajakan yang lebih valid, komprehensif, dan terintegrasi serta meningkatkan penerimaan pajak yang salah satunya akan digunakan untuk pembiayaan pembangunan. Disela-sela sosialisasi tentang Tax Amnesty juga dilangsungkan tanya-jawab dengan prajurit Koarmatim. (Tls)

Add a Comment