Prajurit Koarmatim Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW

Surabaya (wartasas.com) – Guna Meningkatkan iman dan takwa, seluruh prajurit dan PNS Koarmatim mengikuti acara Maulid Nabi Muhammad SAW.

Acara yang digelar pada Rabu, 21 Desember 2016 di Gedung Panti Tjahaja Armada (PTA) Koarmatim, Ujung Surabaya, dihadiri Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana Muda TNI Darwanto, S.H., M.A.P., didampingi Ketua Daerah Jalasenastri Armatim Ny. Ina Darwanto.

Pangarmatim mengawali sambutannya menyampaikan, kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam bukanlah kegiatan seremonial saja, tetapi mengandung hikmah bahwa Nabi Muhammad SAW merupakan titik tolak dan babak baru perubahan peradaban manusia dari jaman Jahiiyah menuju jaman modern seperti saat ini.

“Nabi Muhammad SAW merupakan figur pemimpin spiritual, juga sebagai pemimpin umat yang membawa rahmat bagi seluruh alam yang mengedepankan akhlakul karimah dalam setiap dakwahnya.” Tutur Pangarmatim.

“Dengan hikmah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1438 H / 2016 M, kita tingkatkan keimanan dan ketakwaan dengan dilandasi keteladanan Rasulullah SAW guna mewujudkan TNI yang kuat, hebat, profesional dan dicintai rakyat,” tambahnya.

Usai sarmbutan Pangarmatim, Ustadz Prof. Dr. Ali Maschani Moesa, M.Si., yang merupakan Guru Besar Universitas Islam Sunan Ampel menyampaikan dalam Tausiahnya bahwa, Nabi Muhammad SAW tidak hanya menyelamatkan dan merahmati manusia saja, tapi semua aspek dalam kehidupan di dunia.

Nabi Muhammad SAW membawa agama Islam sebagai agama Rahmatn lil alamin, maka sebagai muslim kita diharuskan melakukan kebaikan disisa hidup di dunia. Rasulullah mengingatkan kepada umatnya untuk selalu mendirikan sholat, dan menjalankan ajaran Islam sesuai Al Qur’an dan Hadist.

Ketauladanan akhlak Rasulullah merupakan contoh bagi kita yang harus dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari. Perjuangan Rasulullah dalam menyebarkan agama Islam tidaklah mudah, namun demi tegaknya panji-panji Islam, Rasulullah siap menerima resiko apapun dari para kaum kafir pada waktu itu.

Sebelum mengakhiri ceramahnya, Ustadz Ali berpesan kepada seluruh jamaah yang hadir dalam peringatan Nabi Muhammad SAW, untuk menegakkan agama Allah dengan mengedepankan prinsip toleransi kepada sesama.

Selain itu, diharapkan juga menjaga silaturahmi dan menjaga kesatuan maupun persatuan bangsa, hindari perbuatan Syirik karena Allah tidak akan mengampuni manusia yang melakukan dosa Syirik, dan terus belajar kepada Ulama yang memahami agama Islam, bukan kepada Ulama yang menyesatkan umat. (Tls)

Add a Comment