Pelaku Tabrak Lari, Akhirnya Dapat Diringkus Oleh Pomal Lantamal V

Surabaya (wartasas.com) – Pelaku tabrak lari di Jalan Raya Purwosari – Pasuruan pada 1 Januari 2018 lalu yang mengakibatkan seorang prajurit TNI AL berpangkat kopral mengalami luka serius, akhirnya dapat diringkus oleh Polisi Militer Pangkalan Utama TNI AL (Pomal Lantamal) V Surabaya.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Komandan Polisi Militer Angkatan Laut, Pangkalan Utama TNI AL V (Danpomal Lantamal V) Kolonel Laut (PM) Khoirul Fuad, S.H., dalam kesempatan press realese yang disampaikan pada Sabtu, 06 Januari 2018 di Mako Pomal Lantamal V.

Danpomal Lantamal V Kolonel Laut (PM) Khoirul Fuad, menyampaikan, bahwa terungkapnya pelaku tabrak lari tersebut atas kegigihan dan kecepatan tim Pomal Lantamal V beserta jajaran dalam mencari bukti bukti dan petunjuk.

“Memperoleh laporan bahwa ada anggota yang menjadi korban tabrak lari, kami langsung bertindak cepat dengan segera memerintahkan Kadis Lidkrimpamfik dan Kasubdis Lidkrim untuk mencari pelaku tabrak lari tersebut,” ucap Danpomal Lantamal V yang akrab disapa Fuad dalam press realese, Sabtu, (06/01/18).

“Selama tiga hari, Tim berupaya mengumpulkan bukti saksi dan petunjuk lain yang mendukung pengungkapan kasus. Diantaranya, berkoordinasi dengan penanggungjawab CCTV SPBU Kejayan, mengumpulkan data rekaman CCTV ke warung makan Azrema yang terletak sekitar 200 meter dari lokasi SPBU Kejayan dan melaksanakan koordinasi dan Puldata ke Pasuruan Traffic Center (PTC) Dishub Kabupaten Pasuruan,” tambahnya.

Setelah memperoleh cukup bukti (melalui rekaman CCTV, red), masih menurut Danpomal Lantamal V, Kadis Lidkrimpamfik dan Kasubdis Lidkrim langsung melakukan penelurusan sehingga memperoleh informasi bahwa pelaku tabrak lari menggunakan kendaraan Elf warna Oranye dengan plat nomer  AG 7460 S berasal dari sebuah Tour & Travel di Tulungagung.

Berbekal rekaman CCTV tersebut, tim langsung bergerak menuju ke kantor Tour & Travel di Tulungagung. Di sana, akhirnya Tim memperoleh bukti bahwa benar kendaraan Elf tersebut milik Tour & Travel yang dikemudikan oleh supir bernama Joko Widodo pada saat kejadian tabrak lari.

“Setelah Tim dapat menemukan pelaku tabrak lari bernama Joko Widodo langsung dilakukan introgasi dan hasilnya pelaku juga mengakui bahwa dirinya yang telah menabrak dan langsung melarikan diri,” paparnya menjelaskan.

Menurut penjelasan pelaku bahwa dirinya nekat melarikan diri seusai menabrak seseorang dikarenakan panik dan takut apabila nantinya malah dihakimi massa.

Selanjutnya, guna menindaklanjuti perkara tabrak lari tersebut, Pomal Lantamal V berkoordinasi dengan Wakapolres Tulungagung dan unit Laka Polres Pasuruan untuk proses pelimpahan perkara pelaku tabrak lari.

Perlu diketahui, kronologis kejadian yang menimpa Kopda Marinir Lutfi Hakim anggota Puslatmar Kodiklatal Surabaya ini berawal saat yang bersangkutan sedang sedang berolahraga lari pagi dari arah barat (arah Wonorejo) menuju ke timur (arah pasuruan) di Jalan Raya Purwosari – Pasuruan tepatnya di dekat pom bensin Nestle Desa Tanggulangin Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan hari Senin tanggal 1 Januari 2018 sekitar pukul 06.00 wib.

Kemudian dari arah belakang diduga ditabrak sebuah kendaraan yang tidak diketahui identitas dan nopolnya (tabrak lari) yang menyebabkan korban (Kopda Marinir Lutfi Hakim,red) terjatuh di aspal jalan dan tidak sadarkan diri.

Warga sekitar yang kebetulan melintas langsung menolong korban dan divakuasi ke RSUD Soedarso Purut kota Pasuruan untuk mendapatkan perawatan medis. Kemudian korban di rujuk ke RSAL Dr. Ramelan Surabaya.

Setelah dilakukan observasi, menurut dokter korban mengalami Cidera Otak Berat (COB), pendarahan di otak, patah tulang kepala dan patah tulang rusuk iga bagian kanan. Untuk itu, korban langsung dipindahkan ke ruang ICU Anastesi untuk mendapat perawatan lebih lanjut. (Tls)