Pangarmatim : Janganlah Cepat Puas Dengan Hasil yang Dicapai, Namun Terus Laksanakan Latihan

Surabaya (wartasas.com) – Usai melaksanakan Manuver Lapangan (Manlap) di Laut Karimun Jawa, Pangarmatim selaku Komandan Latihan (Danlat) resmi menutup Latihan Pra Tugas (Latpratugas) Satuan Tugas (Satgas) Operasi (Ops) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Laut Koarmatim Tahun 2017.

Acara penutupan yang berlangsung di Audiotorium Pusat Latihan Kapal Perang (Puslat Kaprang), Kolatarmatim, Ujung Surabaya, pada Senin, 23 Januari 2017 dipimpin langsung oleh Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana Muda TNI Darwanto, S.H., M.A.P.

Dalam amanatnya, Pangarmatim mengatakan, bahwa Latpratugas ini merupakan salah satu bentuk penyiapan satuan-satuan operasional sebelum melaksanakan suatu tugas operasi yang sebenarnya.

“Hal ini mutlak diperlukan mengingat penugasan ke depan yang sangat berat, seiring perkembangan dinamika lingkungan strategis yang kompleks sehingga diharapkan mampu mengantisipasi tugas-tugas dalam operasi pengamanan perbatasan serta untuk meningkatkan kesiapsiagaan operasional di wilayah timur perairan yurisdiksi nasional Indonesia.” Tegas Pangarmatim usai penutupan, Senin, (23/1/17).

Latpratugas operasi pengamanan perbatasan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan yang handal secara terintegrasi dalam rangka mencapai kesiagaan operasional, guna menunjang pelaksanaan tugas operasi di daerah perbatasan wilayah laut Malaysia-Indonesia dan Philipina-Indonesia secara berhasil serta berdaya guna.

“Janganlah cepat puas dengan apa yang telah dicapai, akan tetapi laksanakan latihan secara terus menerus dan berkelanjutan, agar profesionalisme prajurit tetap terjaga, serta adakan analisa yang rasional tentang kekurangan yang terjadi selama latihan dan dirumuskan dalam bentuk saran serta kajian sebagai referensi peningkatan latihan berikutnya,” terang Pangarmatim.

“Terus libatkan seluruh Perwira Remaja khususnya Korps Pelaut dalam setiap kegiatan latihan guna memupuk naluri tempur dan profesionalitas sejak dini,” tambahnya.

Satgas Ops Pamtas Laut Malaysia-Indonesia dan Philipina-Indonesia juga melaksanakan evakuasi medis dari udara terhadap prajurit KRI FTH-361 yang mengalami luka sobek di kaki yang kemudian dilaksanakan operasi kecil oleh tim kesehatan KRI AMY-351.

Selain itu, serial latihan yang digelar oleh unsur-unsur Koarmatim diantaranya Gun exercise oleh KRI FTH-361 dengan meriam 120 mm dan KRI AMY-351 dengan meriam 76 mm, serta unsur-unsur lainnya dengan penembakan masing-masing 10 butir peluru.

Latihan dilanjutkan peran pembekalan di laut atau Replenishment at Sea (RAS) antara  (2 kapal) yaitu KRI AMY-351 dengan KRI FTH-361. Sedangkan RAS antara (3 kapal) yaitu KRI TKL-813, KRI HIU-634 dan KRI Sura-802. Pada latihan tersebut juga dilaksanakan Visit, Board, Search, and Seizure (VBSS) oleh KRI TKL-813 yang memeriksa KRI AMY-351 yang disimulasikan sebagai kapal ikan asing, maupun KRI AMY-351 melaksanakan pemeriksaan terhadap KRI FTH-361. (Tls)

Add a Comment