Menko Kemaritiman : Indonesia Terkenal Dengan Negara Maritim

Surabaya (wartasas.com) – Produksi kapal perang yang dibangun di PT. PAL Indonesia (Persero) adalah bertujuan mengurangi pembelanjaan Alutsista TNI dari luar negeri dan sebagai upaya untuk mengembangkan industri dalam negeri yang lebih baik karena Indonesia terkenal dengan negara maritim.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan saat melakukan Kunjungan Kerja (Kunker)  dalam rangka peninjauan ke Kapal Selam di PT. PAL Indonesia, Surabaya, pada Senin, 16 Juli 2018.

Tampak turut hadir mendampingi Kunker Menko Kemaritiman Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) II Laksamana Muda TNI Didik Setiyono, S.E., M.M., Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) V Surabaya Laksamana Pertama TNI Edwin, S.H dan Direktur Utama PT. PAL Indonesia Bapak Budiman Saleh.

Kunjungan Menko Kemaritiman ke PT. PAL Indonesia adalah dalam rangka meninjau fabrikasi kapal selam yang merupakan kerjasama antara PT. PAL Indonesia dengan Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering (DSME) Korea Selatan.

Selain itu, Menko Bidang Kemaritiman beserta rombongan juga meninjau fasilitas transfer shiplift tempat dimana dibuatnya KCR 60m “Kerambit” dan divisi kapal niaga untuk meninjau pembuatan kapal LPD.

Pada kesempatan tersebut, rombongan Menko Bidang Kemaritiman melaksanakan diskusi dengan segenap Direksi PT. PAL Indonesia bertempat di ruang rapat Gedung PIP, PT. PAL Indonesia, dan diakhiri dengan pertukaran cinderamata.

Usai melaksanakan kunjungan kerjanya di PT. PAL Indonesia, Menko Bidang Kemaritiman beserta staf bergerak menuju ke lapangan Ambalat Koarmada II untuk melanjutkan kunjungan kerja ke Gudang Garam Kediri menggunakan Helly Eurocopter EC-155, Callsign: PK-FG milik PT. Gudang Garam yang  dilepas langsung oleh Pangkoarmada II. (Tls)