Menarik, Peserta Festival Memanah Pasmar-1 Menggunakan Kostum Daerah

Sidoarjo (wartasas.com) – Menyambut serta meramaikan HUT Ke 17, Pasmar-1 menggelar Festival Seni Memanah Tradisional Horsebow. Namun, festival kali ini terlihat unik dan menarik. Pasalnya, seluruh peserta diharuskan menggunakan kostum tradisional daerah sebagai wujud cinta seni budaya daerah Indonesia.

Festival Seni Memanah Tradisional Horsebow yang dilaksanakan pada Minggu, 18 Maret 2018 dilapangan Kesatrian Marinir Moekijat, Mako Pasmar-1, Gedangan, Sidoarjo, dibuka langsung oleh Palakhar Dandenma Pasmar-1 Mayor Marinir Andi Ichsan, S.H., M.Tr Hanla, mewakili Komandan Pasmar-1.

Dalam sambutannya, Palakhar Dandenma Pasmar-1 Mayor Marinir Andi Ichsan, menyampaikan amanat Komandan Pasmar-1 bahwa, Festival Seni Memanah Tradisional ini sebagai ajang silaturahmi dan saling berbagi antar para penggiat panahan horsebow agar lebih baik.

“Festival ini juga diadakan dalam rangka memperingati HUT ke-17 Pasmar-1 tahun 2018, junjung tinggi sportifitas dan selamat bertanding,” ucap Mayor Marinir Andi menyampaikan amanat Komandan Pasmar-1, Minggu, (18/03/18).

“Dan, menariknya seluruh peserta diharuskan menggunakan kostum daerah sebagai wujud kepedulian dan cinta kasih budaya Indonesia. Sehingga, dalam perlombaan terlihat persis seperti pahlawan Indonesia sedang maju di medan perang,” tambahnya dengan tersenyum.

Masih menurut Mayor Marinir Andi, Festival Seni Memanah Tradisional Horsebow diikuti 180 peserta (Umum dan Militer) hadir dari berbagi daerah, mulai dari Banten, Semarang, Yogyakarta, Solo, Madiun, Makassar, Madura serta dari Jawa Timur lainnya. Dengan bekerjasama Perkumpulan Olahraga Panahan Berkuda Indonesia (KPBI).

Festival seni memanah tradisional, terdiri dari 3 babak, mulai dari babak penyisihan, semifinal, dan final. Juara adalah peserta yang menang disetiap babak dengan akumulasi poin panah mengenai target tertinggi, pada kompetisi ini diambil 4 juara, dengan mendapatkan uang pembinaan dan sertifikat.

Dalam pertandingan lomba memanah tradisional Juara 1 di raih oleh Achmad Syahrul Uman dari Surabaya, Juara 2 diraih oleh Dony Hermawan juga dari Rungkut Surabaya, dan Juara 3 diraih oleh Heru Siswanto dari Madiun. Sedangkan, Juara 4 diraih oleh Heri Purwanto dari Korps Marinir. (Ded/Tls)