KRI Sultan Nuku 373 Siap Bertempur

Surabaya (wartasas.com) – Setelah selesai melaksanakan perbaikan rutin, Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Sultan Nuku-373 akhirnya siap berlayar dan bertempur dengan Komandan yang baru. Hal ini disampaikan, usai acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) diatas geladak kapal RBU-6000 KRI Untung Suropati-372.

KRI Sultan Nuku-373 yang sebelumnya dipimpin oleh Letkol Laut (P) Erwin Herdianto, kini tambuk tanggung jawab dipegang oleh komandan baru Letkol Laut (P) Agus Setyawan.

Dalam acara Sertijab yang digelar pada Selasa, 10 Oktober 2017, merupakan suatu rangkaian upacara militer dengan Inspektur Upacara (Irup) Komandan Satuan Kapal Eskorta Komando Armada RI Kawasan Timur (Dansatkorarmatim) Kolonel Laut (P) Agus Hariadi.

Kolonel Agus Hariadi dalam sambutannya, menyebutkan, bahwa, serah terima jabatan (Sertijab) mengandung makna penting ditinjau dari upaya TNI Angkatan Laut untuk meningkatkan kualitas kinerja organisasi.

“Karena serah terima jabatan akan terjadi regenerasi kepemimpinan yang diharapkan dapat membawa ide-ide baru serta mampu menciptakan langkah-langkah kreatif dalam menjalankan roda organisasi,” ucap Kolonel Agus dalam sambutannya, Selasa, (10/10/17).

“Di sisi lain, serah terima jabatan juga merupakan wujud kepercayaan dan kehormatan dari pemimpin TNI Angkatan Laut kepada Perwira terpilih. Sebagai langkah kaderisasi kepemimpinan melalui penempatan dan penugasan pada jabatan strategis di lingkungan TNI Angkatan Laut,” tambahnya.

Komandan KRI Sultan Nuku-373 yang baru, Letkol Laut (P) Agus Setyawan merupakan alumni Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan 46 lulusan tahun 2000 menggantikan Letkol Laut (P) Erwin Herdianto yang merupakan alumni AAL Angkatan 45 lulusan tahun 1999.

KRI Sultan Nuku-373 adalah sebuah korvet kelas Parchim yang dibuat untuk Volksmarine/AL Jerman Timur pada akhir 1970-an dengan nama sebelumnya Warrent-224, yang mana kapal ini telah di modernisasi oleh TNI AL. Kapal ini didesain untuk perang anti kapal selam di perairan dangkal/pantai, dilengkapi dengan Sonar dan Radar Surveillance jenis MR-302/Strut Curve, Radar Kendali Senjata MR-123 Vympel/Muff Co, serta persenjataan Meriam 57mm twin barrel,Meriam 30mm twin barrel dan 400mm Torpedo Laucher.

“Selain itu KRI Sultan Nuku-373 dilengkapi MG-322T, Decoy PK-16 decol RL yang merupakan pengecoh Rudal musuh. Dengan adanya persenjataan dan sensor tersebut KRI Sultan Nuku-373 akan siap mengamankan Perairan Teritorial dan Yurisdiksi Nasional,” paparnya menjelaskan. (Tls)