Kedatangan KRI Teluk Lampung 540 Disambut Baik Wadan Lantamal XII Pontianak

Pontianak (wartasas.com) – Kedatangan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Teluk Lampung 540 yang di Komandani Letkol Laut ( P) Anis Latif lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) 45 yang membawa para Pasukan Tempur Amphibi dengan jumlah 131 Personel di Pimpin oleh Mayor (Mar) Pahala M. Suhari di Dermaga Dwikora Pontianak Kalimantan Barat, disambut baik oleh Wakil Komandan Lantamal XII Pontianak Kolonel Laut (P) Joko Sumitro, S.E.

KRI Teluk Lampung (540) merupakan kapal kesepuluh dari kapal perang jenis kapal pendarat kelas Teluk Gilimanuk milik TNI AL. Dinamai menurut nama sebuah teluk di Lampung. Kapal berjenis Frosch-I/Type 108 ini kemudian dibeli pemerintah untuk TNI Angkatan Laut dan masuk armada pada tahun 1994.

KRI Teluk Lampung bukanlah termasuk armada tempur maupun pemukul melainkan sebagai armada pendarat dan pengangkut logistik, KRI Teluk Lampung hanya dibekali senjata pertahanan diri berupa: kanon laras ganda kaliber 37mm Model 1939, Meriam Bofors 40/70 berkaliber 40mm dengan kecepatan tembakan 120-160 rpm, jangkauan 10 Km untuk target permukaan terbatas dan target udara, kanon laras ganda kaliber 25mm, Sensor dan elektronis, KRI Teluk Lampung pun diperlengkapi radar MR-302/Strut Curve Air/Surface Search.

Rencananya para pasukan tempur tersebut akan melaksanakan latihan Pendaratan yang dinamai latihan “RAKSA YUDHA – 17” di Pantai Kura-kura Kabupaten Singkawang Kalimantan Barat.

Sebelumnya pelaksanaan telah dilaksanakan Debarkasi Materil kendaraan Taktis, kendaraan Tempur dan Personel sebagai Tim Aju gelombang 1 yg dipimpin Mayor (Mar) Bambang Pramusinto, lalu dilaksanakan latihan Terjun tempur (Jumpur)  berjumlah 1 peleton yang dilaksanakan oleh Prajurit INTAI AMPHIBI Marinir 2 di Dusun Tanjung Gundul Desa Karimunting Kec. Sungai Raya Kab. Bengkayang dengan menggunakan Pesawat  Casa Basic U 621 sebagai Pilot Mayor Laut (P) Bambang dan Copilot Kapten Laut (P) Indra, setelah itu dilanjutkan latihan lintas medan sebanyak 300 prajurit yang dipimpin langsung oleh Mayor (Mar) Avindudun sebagai Wadan Pasrat, dengan membawa perlengkapan perorangan  yaitu senjata, helm dan ransel yang beratnya 25 kg, Prajurit marinir  mulai start pukul 08.00 WIB  dari Markas Batalyon Infanteri (YONIF) 643/ WNS menuju Rumah adat Radang dengan jarak tempuh  + 15 Km Kota Pontianak.

Setelah semua kegiatan latihan hingga acara Kirab Kota berakhir,  akan dilaksanakan Peresmian Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) XII/PTK Pasmar 2, bertempat di Alun- Alun Kapuas kota Pontianak dengan Inspektur Upacara Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono, S.H., M.H., M.Tr (Han), dan sebagai Komandan Upacara Mayor (Mar) Ahmad Hadi.

Pada acara tersebut akan diramaikan oleh Demonstrasi para Pasukan terjun payung Freee fall Taifib( Intai Amfibi) Marinir di alun-alun Kota Pontianak dengan dihadiri unsur TNI/Polri, Forkopimda serta masyarakat kota Pontianak. (Ir/Tls)