Jawa Timur Siap Dukung Pelaksanaan LATSITARDA 2018

Surabaya (wartasas.com) – Jelang pelaksanaan Latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda) 2018 yang akan dilaksanakan di Jawa Timur, Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo menyatakan kesiapannya untuk turut mendukung.

Hal ini disampaikan saat menerima audiensi Danjen Akademi TNI Aan Kurnia yang didampingi oleh Danlantamal V Laksamana Pertama TNI Edwin, S.H., pada Kamis, 09 Agustus 2018 di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Tampak turut hadir Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Arif Rahman, Kapolda Jatim Irjen Pol Mahfud Arifin, Gubernur Akmil Mayor Jenderal TNI Eka Wiharsa, Gubernur AAL Laksamana Muda TNI Wuspo Lukito, S.E., M.M., Gubernur AAU Marsma TNI Sri Mulyo Handoko,   Gubernur Akpol Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel beserta 30 arang lainnya.

Dalam sambutannya, Pakde Karwo sapaan akrab gubernur Jatim menyampaikan, bahwa, pelaksanaan LATSITARDA diharapkan dapat memperkuat persatuan dan kesatuan serta dapat mendorong motivasi dan semangat anak-anak muda di daerah untuk masuk TNI/Polri dan memperkuat rasa nasionalisme.

“Kegiatan LATSITARDA ini juga menjadi bagian dari pendidikan mendasar para taruna tingkat akhir baik dari Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Udara (AAU), Akademi Angkatan Laut (AAL), Akademi Kepolisian (Akpol) dan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dalam terjun langsung membantu masyarakat di daerah. Dan Ini penting sebagai bagian dalam kehidupan bermasyarakat,” ucap Pakde Karwo membuka sambutannya, Kamis, (09/08/18).

“Kegiatan ini, juga menjadi bagian dalam mendidik para calon pemimpin masa depan untuk memahami betul kultur yang ada di masyarakat, termasuk soal leadership. Dimana di Jatim terdapat empat kultur atau budaya, yakni Mataraman sebanyak 45 persen, Madura sebanyak 30 persen, Arek sebanyak 20 persen dan Osing sebanyak lima persen,” tambahnya.

Sementara itu, Danjen Akademi TNI, Laksamana Madya TNI Aan Kurnia, S.Sos mengatakan, bahwa kehadiran para taruna akademi TNI dari tiga angkatan dan Akademi Polisi bisa menjadi media pembelajaran yang baik bagi para calon pemimoin bangsa kedepan ini, dan berharap para Taruna akhir bisa bermanfaat dan bisa bersinergi dengan koomponen bangsa lainnya.

“Melalui LATSITARDA, para taruna tingkat IV bisa melakukan sosialisasi dengan masyarakat dan membantu daerah-daerah sesuai kebutuhan. Karena, LATSITARDA mirip dengan Kuliah Kerja Nyata/KKN bila di kampus umum, jadi taruna turun ke masyarakat, tinggal dengan mereka dan membantu masyarakat misal di daerah tertentu butuh pembangunan jalan, taruna bisa membantu atau nanti beda-beda setiap kabupaten disesuaikan dengan kebutuhan,” terang Laksamana Madya TNI Aan Kurnia.

Rencananya, LATSITARDA tahun 2019 mendatang akan diselenggarakan di Provinsi Jatim meliputi empat kabupaten yakni Kab. Jember, Kab. Bojonegoro, Kab. Trenggalek dan Kab. Pamekasan. (Tls)