Batalyon Intai Amfibi 1 Marinir, Sambut Taruna AAL Dengan Aksi Aksi Menegangkan

Surabaya (wartasas.com) – Kehebatan, ketangguhan dan ketangkasan pasukan Batalyon Intai Amfibi 1 Korps Marinir kembali ditunjukkan dalam aksi menyambut kedatangan para Taruna Taruni Akademi Angkatan Laut (AAL).

Aksi hebat tersebut ditunjukkan pada saat 102 Taruna Taruni AAL, mengunjungi Batalyon Intai Amfibi 1 Korps Marinir di Bhumi Marinir Karangpilang, Surabaya, pada Rabu, 18 Juli 2018.

Kedatangan Taruna Taruni di Batalyon Intai Amfibi 1 Marinir, disambut langsung dengan baik oleh Wakil Komandan Batalyon Intai Amfibi 1 Marinir Mayor Marinir Dadang Widyanto.

Wakil Komandan Batalyon Intai Amfibi 1 Marinir Mayor Marinir Dadang Widyanto mengatakan, bahwa, kegiatan kunjungan Taruna AAL ini, dilaksanakan untuk memberikan wawasan kepada para Taruna Taruni, tentang tugas dan fungsi Yontaifib.

“Di sisi lain, kegiatan ini juga bertujuan untuk memotivasi para Taruna agar memiliki kemauan untuk menjadi anggota Batalyon Intai Amfibi,” tegas Mayor Marinir Dadang saat menyambut Taruna Taruni AAL, Rabu, (18/07/18).

“Kunjungan Taruna Taruni AAL Tahun 2018 tersebut menitikberatkan pada pengetahuan dan wawasan para Taruna Taruni, tentang tugas dan fungsi Pasukan Khusus Korps Marinir,” tambahnya.

Selain itu peninjauan Alutsista dan demonstrasi atau peragaan latihan, yang nantinya dapat menjadi bekal pengetahuan bagi mereka dalam melanjutkan jenjang pendidikan.

Dalam kunjungan tersebut, para Taruna Taruni AAL disuguhi dengan demonstrasi terjun payung, mountaineering dan CQB (Close Quarter Battle) oleh prajurit Yontaifib 1 Mar, kemudian dilanjutkan dengan pengenalan satuan yang disampaikan oleh Wadanyontaifib 1 Mar tentang tugas pokok, struktur organisasi, serta kemampuan yang harus dimiliki oleh Pasukan Khusus dan diakhiri dengan pemutaran film profil Yontaifib 1 Mar.

Selanjutnya, para Taruna Taruni secara langsung dapat melihat material Tri Media, dan kesenjataan yang dimiliki oleh Yontaifib 1 Mar serta menyaksikan demo down proofing, cast recovery, mendayung dan  reppelling. (Tls)