Tiga Hari Menghilang, Korban Ditemukan Tidak Bernyawa

Mojokerto (wartasas.com) – Setelah dikabarkan menghilang terbawa arus bendungan Rolak Songo bersama mobil Kijang LGX berwarna silver yang terjebur bersama keponakan bernama Helmi Abdilah (8) yang lebih dahulu diselamatkan oleh warga, kini korban telah ditemukan.

Namun, korban yang diketahui bernama Supoidi atau Pakde Supo (50), warga Dusun Gamping RT 2 RW 5 Desa Gampingrowo, Tarik, Sidoarjo, diketemukan oleh warga bernama Suwarno warga Ds. Mojoanyar Kab. Mojokerto dalam kondisi tidak bernyawa.

Usai ditemukannya mayat di jembatan Desa Turi Kec Mojoanyar warga langsung melaporkan ke Perangkat Desa dan dilanjutkan ke polsek setempat. Pada pukul 07.30 wib, Tim Basarnas, Polsek dan Babinsa langsung tiba di TKP. Selanjutnya membawa mayat ke RS Anwar Medika Balongbendo untuk dilakukan otopsi guna memastikan identitas jenazah.

Pihak keluarga yang telah dihubungi langsung mendatangi RS Anwar Medika pada Pukul 09.00 wib guna memastikan mayat penemuan warga.

Sesuai dengan ciri ciri yang ada di mayat tersebut pihak keluarga memastikan bahwa benar mayat tersebut adalah Pakde Supo SUPO. Setelah itu, jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka di Dusun Gading RT 2 RW 5, Desa Gadingrowo, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo.

Pihak polsek Mojokerto menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati hati dan waspada apabila memarkirkan kendaraan agar tidak ceroboh yang mengakibatkan kerugian fatal. (dwi)