Teriakan dan Tangisan Histeris, Warnai Penggusuran Rumah Pulosari Surabaya

Surabaya (wartasas.com) – Teriakan histeris dan tangisan ratusan warga yang tinggal di kawasan Pulosari Surabaya terdengar sangat keras dan menusuk hati. Pasalnya, rumah rumah warga dieksekusi dan diratakan dengan alat berat oleh PT Patra Jasa.

Penggusuran rumah warga yang diklaim berdiri dilahan sengketa seluas 65.533 meter persegi yang dihuni sekitar 354 kepala Keluarga (KK) milik PT Patra Jasa di kawasan Pulosari, Kelurahan Gunungsari, Dukuh Pakis Surabaya, dilakukan pada Selasa, 06 Februari 2018 oleh  juru eksekusi Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Menurut data dari pihak PT Patra Jasa yang merupakan anak perusahaan dari PT Pertamina bergerak di bidang property, bahwa, PT Patra Jasa sudah mengajak berdikusi dan memberikan solusi jalan keluar dengan memberikan uang ganti rugi kepada warga yang menempati lahan milik PT Patra Jasa.

Namun, tawaran tersebut ditolak oleh beberapa warga Pulosari dengan alasan tidak sesuai harga bangunan. Hanya beberapa KK yang berjumlah sekitar 146 KK mau menerima keputusan tersebut dan mengambil santunan. Disamping itu, dalam proses pengosongan, pihak PT Patra Jasa juga sudah menyiapkan lahan penampungan untuk warga dan transportasi untuk membantu pemindahan barang-barang milik warga.

Berbagai cara dilakukan warga untuk menghalang halangi pengeksekusian rumah mereka.  Sehingga, ketika petugas tetap melakukan eksekusi menggusur rumah warga, bentrokan tak dapat terelakkan.

Warga menolak eksekusi dengan melakukan aksi tidur di tanah, menutup akses agar petugas tak melakukan eksekusi serta menduduki alat berat. Namun, itu tak membuat petugas berhenti dan tetap melaksanakan eksekusi. Alat berat langsung menghancurkan rumah warga yang masih berdiri.

Melihat rumah warga dihancurkan dengan alat berat dan rata dengan tanah, warga hanya bisa pasrah dan menangis keras keras.

“Kalau rumah saya dihancurkan, lalu saya harus tinggal dimana ? Kalian kejam dengan rakyat kecil seperti kami,” kata salah satu warga sambil berteriak histeris.

Berdasarkan surat Putusan Nomor 553/PDT/2014/PT Sb, Juncto Putusan Pengadilan Negeri Surabaya Nomor 333/PDT.G/2013/PN.Sby yang menyatakan bahwa PT Patra Jasa sebagai pemegang hak sah atas lahan seluas 142.443 m2 yang terletak di Kelurahan Gunungsari, Kecamatan Dukuh Pakis, Surabaya dan warga yang tidak memiliki hak atas tanah tersebut untuk segera mengkosongkan tanah milik PT Patra Jasa. (Dwi)