Tenggelamnya KM Arista di Perairan Makasar Tewaskan 8 Penumpang

Makasar (wartasas.com) – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H, Indonesia kembali berduka. Pasalnya mendekati lebaran 2018 penumpang KM Arista jurusan Pulau Barrang Lompo mengalami laka laut dan mengakibatkan 8 penumpang meninggal dunia.

Dugaan sementara, cuaca yang kurang bagus serta angin kencang dan gelombang ombak tinggi, membuat KM Arista yang di nahkodai oleh Daeng Kila mengalami kecelakaan dan tenggelam.

Kejadian laka laut tenggelamnya KM Arista pada Rabu, 13 Juni 2018 sekitar pukul 12.45 Wita, di Perairan Makassar (Perairan Gusung) Kec. Ujung Tanah Makassar, yang bertujuan dari Pelabuhan Paotere menuju Pulau Barrang Lompo Kelurahan Barrang Lompo Makassar Kec. Sangkarrang memuat penumpang sekitar 43 orang.

Mendapatkan informasi terjadi laka laut, sekitar pukul 14.00 Wita, Polair Polres Pelabuhan Makassar datang membantu, bersama-sama dengan anggota TNI AL termasuk anggota Yonmarhanlan VI Makassar dan Basarnas kota Makassar mengevakuasi korban untuk dibawa ke RS Jala Ammari dan RS Akademis, untuk dilakukan pertolongan pertama pada korban selamat dan identifikasi pada korban meninggal.

Menurut keterangan dari Raudah korban selamat, yang juga istri dari Nahkoda Daeng Kila, mengatakan bahwa, sekitar 5 Mil setelah keluar dari pelabuhan Paotere, KM Arista menghadapi angin dan dihantam ombak besar yang mengakibatkan KM Arista terbalik dan tenggelam.

Sedangkan, data dari RS Jala Ammari Makassar diperoleh keterangan terdapat 8 korban selamat dan 8 korban meninggal dunia termasuk anak anak. Sedangkan, di RS Akademis Makassar dirawat 13 korban selamat.

Hingga berita ini di turunkan, TNI AL termasuk anggota Yonmarhanlan VI Makassar dan Basarnas kota Makassar masih melakukan pencarian korban lainnya.

Keterangan sementara korban selamat 8 orang diantaranya, St. Rahyani,  Heria, Rauda, Yusril, Ince asriati, Niar msh hidup, Kila dan Mayangsari. Sedangkan korban meninggal diantaranya, Hariani (MD), Ita (MD), Marwah (MD), Haskar (MD), Delima (MD), Nio (MD), Asriani (MD) dan Rahmat (MD). (Yonmarhanlan VI Makassar/Tls)