Surabaya Aman dan Terkendali, Meskipun Ribuan Buruh Turun Jalan

Surabaya (wartasas.com) – Hari Buruh se Dunia yang diperingati setiap tanggal 1 Mei, selalu disambut ribuan buruh di Indonesia dengan melakukan konvoi dan aksi unjuk rasa. Termasuk buruh yang ada di Kota Surabaya, juga turut menyambut Hari Buruh dengan menggelar konvoi.

Bedanya, meskipun, diberbagai daerah seperti Jakarta sempat terjadi bentrok saat menyambut Hari Buruh, namun di Surabaya semua dapat terkendali sehingga konvoi dan orasi yang dilakukan oleh para buruh dapat berjalan tertib hingga usai.

Jajaran Kepolisian di wilayah Jawa Timur sudah sigap dan mengantisipasi dengan menyiagakan sekitar 400 personil gabungan Polda Jatim dan Polrestabes Surabaya untuk menjaga keamanan dan ketenangan Kota Surabaya dalam menyambut Hari Buruh.

Meskipun ribuan buruh dari berbagai wilayah seperti Surabaya, Sidoarjo, Gresik, maupun Tuban tumpah ruah di jalanan Kota Surabaya untuk melakukan konvoi menuju Tugu Pahlawan atau kantor Gubernuran Jawa Timur untuk menggelar orasi, namun semua dapat berjalan lancer, tertib dan tidak mengganggu aktifitas lalu lintas.

Dalam orasinya para buruh menutut kesejahteraan para buruh yang tergabung dalam asosiasi FSPMI KSPI SPN SBI KASBI. Mereka menerangkan bawa buruh masih belum mempunyai hak dan jaminan karena PHK masih merajalela dan pesangon yang tidak sesuai dengan masa kerja para buruh.

Para buruh juga menyampaikan, perjuangan para buruh selama ini tidak di hargai oleh pemerintah atau orasi mereka tidak digubris karena setiap buruh berorasi hanya di dengarkan saja dan tidak di buktikan oleh janji janji pemerintah.

Buruh juga menyampaikan sebagai wakil rakyat jangan berpihak keatas saja, tolong masyarakat kecil lebih di perhatikan. Karena para pejabat yang memilih masarakat “buruh juga menuntut menghapus pekerja kontrak atau outsosing.

Dikesempatan tersebut, Gubenur Jawa Timur H. Soekarwo juga menemui para buruh yang sedang menggelar orasi dan memberikan penjelasan tentang UMK tahun 2017. Dan, sekaligus melakukan pemotongan tumpeng sebagai tanda penyambutan Hari Buruh se Dunia.

Dalam sambutannya, Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jawa Timur menyetujui semua tuntutan para buruh seperti UMK, jaminan kesehatan atau BPJS dan tunjangan buruh. (Tr/wdd)