Proyek Tol Paspro Tiba Tiba Ambruk, 1 Orang Tewas

Pasuruan (wartasas.com) – Proyek pembangunan jalan Tol Pasuruan Probolinggo (Paspro) yang berada di Desa Cukurgondang, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan tiba tiba ambruk dan menimpa beberapa kendaraan serta mengakibatkan satu orang korban meninggal dunia.

Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dikerjakan oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk mulai tahun 2016 memiliki panjang ruas 31,3 km, pada Minggu, 29 Oktober 2017, sekitar pukul 09.50 wib mengalami kecelakaan pengerjaan.

Seperti yang disampaikan oleh Kapolres Pasuruan Kota AKBP Rizal Martomo, S.I.K, didampingi Kasat Reskrim AKP Arum Sari Puspita Dewi, S.I.K, dan Perwakilan pihak PT. Waskita, bahwa, kecelakaan kerja PT. Waskita di Desa Sumberdawesari Kecamatan Grati Kabupaten Pasuruan terjadi karena gerder sebelah timur ketika akan di pasang ke pier tiba tiba goyang dan jatuh.

Sehingga, menyenggol ketiga gerder yang sudah terpasang kemudian jatuh kebawah menimpa mobil pick up warna hitam dan beberapa kendaraan sepeda motor yg berada di bawahnya.

Dijelaskan, Girder adalah sebuah balok diantara dua penyangga dapat berupa pier ataupun abutment pada suatu jembatan atau fly over.

Pada pekerjaan erection tiga Girder sepanjang 50,8 m dan sudah dilakukan pemasangan bresing dengan menggunakan dua crane masing- masing kapasitas 250 ton dan 150 ton.  Saat girder keempat sudah pada posisi bearing pad dan akan dilakukan pemasangan bracing, girder keempat tiba-tiba goyang menyentuh girder lain sehingga menyebabkan keruntuhan.

Akibat kejadian tersebut, satu korban meninggal atas nama Heri Sunandar (27) asal Kalimantan Timur, Karyawan PT Waskita Karya sebagai mekanik.

Sedangkan, dua korban luka luka yang bernama Sugiyono (47) asal Probolinggo, Karyawan PT Waskita Karya sebagai sopir pick up mengalami luka patah pada kaki kanan serta pinggang dan Nurdin (30) asal Sumatra Selatan Kru PT Pancang Sakti sebagai tukang las, mengalami patah kaki sebelah kanan.

Kedua korban yang mengalami luka serius langsung dibawa kerumah saat untuk mendapatkan perawatan yang insentif.

Untuk korban material berupa Mobil truck Trailer, Mobil Pick up warna hitam, Sepeda motor Revo warna biru nopol kend. S 4691 TA dan Sepeda motor happy warna hitam nopol kend. N 5861 TJ.

Hingga saat ini, proses penyidikan masih berlangsung di kantor sat reskrim polres Pasuruan Kota. (Er/Tls)