Pelajar SMP YPPK Korban Banjir Telah Ditemukan Dalam Kondisi Tidak Bernyawa

Surabaya (wartasas.com) – Pelajar SMP YPPK Wiyung yang menjadi korban tenggelam akibat banjir parah di perumahan elit Citraland Surabaya telah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa pada Kamis, (31/01) sekitar pukul 20. 20 wib.

Korban bernama Daniel Marda Richard Calvin (13) warga Palm Pertiwi AT No. 09 Menganti-Gresik ditemukan tidak bernyawa setelah terseret dan tenggelam arus banjir di Jalan Bukit Bali perumahan citraland Surabaya.

Kapolsek Lakarsantri Kompol Dwi Heri Sukiswanto menceritakan, bahwa, kejadian tersebut berawal saat ayah korban, Johanes Markus (44) mengendarai motornya dari Wiyung untuk pulang ke rumah di daerah Menganti Gresik.

“Sewaktu pulang dari menjemput sekolah, dalam kondisi hujan deras motor yang dikendarai Johanes mogok. Sehingga, ayah korban mendorong motornya dan korban Daniel (13) bersama adiknya Christoper (10) berjalan sekitar 10 meter dibelakang ayah korban,” kata Kapolsek  Lakarsantri Kompol Dwi Heri.

“Setelah dekat TKP, korban bermain gabus dipinggir parit yang banjir tanpa sepengetahuan ayahnya. Akibat bermain gabus tersebut tiba tiba korban terpeleset kedalam parit yang pada saat itu meluap dan mengalir deras. Juga, jalan sudah rata air antara parit dan jalan,” sambungnya.

Mengetahui sang kakak terseret arus air adiknya sempat berusaha menolong. Namun, korban dan adiknya malah hanyut terbawa arus air. Untung, Christoper sang adik berhasil diselamatkan oleh warga yang kebetulan lewat dilokasi. Sedangkan, kakanya hilang terseret air.

Menurut penuturan Kompol Dwi Heri, biasanya sang ayah pulang menjemput sekolah melintasi jalan utama. Namun, karena kondisi hujan dan macet, Johanes memilih lewat Jalan alternatif di kawasan Citraland. Namun tepat di Jalan Bukit Bali yang terendam banjir, motornya mogok.

Mendapatkan laporan ada warga terseret arus, polsek Lakarsantri langsung melakukan penyisiran dibantu warga sekitar. Dari hasil pencarian kurang lebih selama 3 jam, korban akhirnya berhasil ditemukan. Namun nahas, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Setelah dievakuasi, korban langsung dibawa ambulan menuju ke Rumah duka di Perum Palm Pertiwi AT No. 9 Menganti, Gresik. (Dwi)