Pawai Takbir Idul Adha MAN Jembrana Dan Toleransi Umat Beragama Di Bali

Jembrana (wartasas.com) – Perayaan hari Raya Idul Adha atau sebagian umat muslim menyebutnya dengan hari raya qurban atau hari raya haji merupakan momen besar yang selalu di tunggu – tunggu bagi umat Islam di seluruh dunia setelah perayaan Idul Fitri. Begitu pula umat Muslim di Jembrana, Bali. Mereka pun turut merayakan rangkaian hari raya Idul Adha dengan tradisi dan keunikan tersendiri, takbir keliling oleh para siswa siswi MAN Negara, tampak begitu meriah.

Di malam perayaan menyambut hari raya Idul Adha ini tampak iring – iringan berbagai macam hiasan miniatur dan replika bernuasna islami mulai dari replika masjid dengan gemerlap lampu nya merupakan hasil karya para siswa dan siswi MAN Jembrana, ada pula replika hewan gurun timur tengah, lampion dan lain – lain menambah kemeriahan takbir keliling mereka. Menurut Basar, salah seorang pegawai PNS pemkab Jembrana yang sudah menetap di Bali sejak tahun 1987 ini mengatakan, kirab takbir keliling ini sudah ada sejak sekitar tahun 1990 an, dan menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi masyarakat sekitar baik muslim maupun non muslim bahkan para turis manca negara.

Hal ini tidak terlepas dari rasa toleransi para pemeluk agama dalam menyikapi suatu perbedaan menjadi suatu daya tarik tersendiri, seperti yang di katakan Basar saat di temui wartasas waktu menyaksikan iring iringan gema takbir keliling para siswa siswi MAN Jembrana, mengatakan” saya sebagai umat muslim merasa sangat bangga dan sangat berterima kasih kepada masyarakat Bali yang non muslim dan saya berharap kerukunan dan rasa toleransi ini dapat senantiasa terpelihara”, harap nya.

Sedangkan menurut Mufida salah satu siswi MAN Jembrana asal NTT yang kali pertama mengikuti acara tersebut merasa sangat senang dan begitu antusias selama mengikuti acara ini, seperti yang dia sampaikan bahwa sekolah nya  menurunkan sebanyak 37 group peserta takbir idul Adha dengan berbagi macam hiasan miniatur bernuansa islami hasil karya masing – masing kelas yang nanti nya hiasan tersebut mendapat penilaian dari fihak sekolah.

( NS/AR)