Ribuan Warga Padati Kodam V Brawijaya Untuk Dapatkan Penukaran Uang Baru

Surabaya (wartasas.com) – Tingginya permintaan penukaran uang baru jelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H, membuat Bank Indonesia Kantor Perwakilan BI Provinsi Jawa Timur kembali membuka layanan penukaran uang baru.

Seperti yang disampaikan Difi A. Johansyah, Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Jawa Timur dalam tinjauannya dipeluncuran pembukaan penukaran uang di Lapangan Makodam V Brawijaya, pada Rabu, 30 Mei 2018.

Difi A. Johansyah mengatakan bahwa, dibukanya layanan penukaran uan tunai baru yang digelar Bank Indonesia bersama perbankan dan Pangdam Brawijaya untuk memenuhi permintaan masyarakat akan kebutuhan uang baru jelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H.

“Pelaksanaan penukaran uang yang dilakukan di lapangan Kodam V Brawijaya selama lima hari yakni tanggal 24 dan 30 Mei, dan dilanjutkan tanggal 5,6,7 Juni 2018 telah disiapkan 13 unit layanan dengan kapasitas 100 penukar masing-masing unit,” ucap Difi usai melakukan tinjauan disalah satu booth penukaran uang di Kodam V Brawijaya, Rabu, (30/05/18).

“Alhamdulial, meskipun terjadi antrian panjang sejak pukul 06.00 wib, masyarakat tampak tertib dan rapi melakukan penukaran uang baru. Ini karena, berkat dukungan dari pengawalan petugas baik dari BI maupun Kodam V Brawijaya,” tambahnya.

Untuk ketertiban dan pengaturan antrian, masih kata Difi, para penukar sejak masuk sudah diberi nomer. Dan di loket penukaran harus menunjukkan KTP dan jari dicelup untuk menghindari penukaran ganda.

“Tujuannya agar semua massyarakat mendapatkan uang tunai baru secara merata dan tidak ada yang curang. Karena, satu penukar dibatasi menukar uang satu paket senilai Rp 3,7 juta berisi satu bendel Rp2.000, satu bendel Rp5.000, satu bendel Rp10.000, dan satu bendel Rp 20.000. Jadi total setiap hari ada BI menyediakan uan tunai baru Rp 24 miliar untuk di penukaran Kodam saja,” terang Difi.

Bank Indonesia bekerja sama dengan 66 perbankan melalui 331 outletnya yang ada di Surabaya. Selain itu juga bekerja sama dengan Jasa Marga dan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dengan membuka pelayanan di 12 lokasi rest area di 4 ruas tol.

“Tahun lalu BI mengeluarkan uang tunai sebesar Rp 1,3 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadan dan Lebaran 2017. Namun, tahun ini dana yang dikeluarkan mencapai Rp 15,1 triliun. Naik Rp 2 triliun atau naik 15,3 persen dibandingkan tahun lalu untuk wilayah Surabaya. Dua penyebab peningkatannya adalah transaksi di bulan Ramadan, lebaran Idul Fitri dan libur lebih panjang,” pungkasnya.

Bank Indonesia juga menghimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada dan berhari hati dalam menukarkan uang baru. Dan, tidak menukarkan uang di pinggir jalan. Karena keaslian uang terjamin dan lebih aman apabila menukarkan langsung di BI atau perbankan yang telah ditunjuk. (Tls)