PT TPS Terus Lakukan Peremajaan Guna Meningkatkan Pelayanan

Surabaya (wartasas.com) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) yang merupakan gerbang perekonomian kegiatan ekspor-impor wilayah Indonesia Timur terus meningkatkan pelayanan dan menerapkan standar keamanan kapal dan fasilitas pelabuhan.

Seperti yang disampaikan president Director PT TPS Dothy, bahwa PT TPS menyadari ditengah persaingan dan dibangunnya beberapa terminal petikemas baru, harus bisa melakukan terobosan yang inovatif agar tercipta pelayanan yang sesuai keinginan para pelanggan di lingkungan terminal.

“Maka dari itu, kami akan terus melakukan perbaikan diberbagai aspek pelayanan yang bersentuh langsung dengan pengguna jasa seperti layanan pengurusan dokumen dan customer service buka 24/7, dimana sebelumnya hanya buka pukul 08.00 hingga 20.00 wib setiap hari.” Kata Dothy ketika dijumpai dikantor PT TPS, Kamis, (2/2/17).

“Selain itu, elektrifikasi Container Crance (CC) dari diesel ke motor listrik, dimana saat ini dua unit CC yaitu CC 01 dan CC 10 telah bertransformasi menjadi CC bertenaga listrik dari total 9 CC yang dimilik oleh TPS,” tambahnya.

Karena pelayanan terus meningkat, arus petikemas ekspor impor selama tahun 2016 melalui PT TPS secara total naik 1,6% dari tahun 2015. Capaian tersebut diperoleh dari arus petikemas internasional mencapai 1,241,225 teus naik 2,3% dibanding tahun lalu pada periode yang sama dan pada petikemas domestik sebanyak 156,203 teus 4% turun sedikit dari tahun lalu.

“pencapaian ini merupakan hasil kerja keras dan dukungan dari para shareholder yaitu PT Pelabuhan Indonesia III (persero) dan Dubai Port World serta tak kalah pentingnya adalah pelanggan TPS serta seluruh karyawan TPS yang telah berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik demi kepuasan pelanggan untuk memperlancar arus logistik nasional,” terang Dothy.

Pendalaman kolam pelabuhan di dermaga internasional juga telah direalisasikan di tahun 2016 lalu yang semula -10,5 LWS menjadi -13 LWS sehingga sekarang kapal dengan draft hingga -12 LWS dapat dilayani Tahun 2017.

“Elektrifikasi CC yang ada di TPS tersebut dalam rangka mendukung kehadiran tiga unit CC baru yang dipesan oleh TPS dan saat ini sedang dilakukan proses unloading yang rencananya akan membutuhkan waktu selama empat hari dan semoga awal maret 2017 sudah dapat mulai beroperasi setelah proses testing dan commissioning,” ujar William Khoury, Vice President PT TPS.

CC tersebut memiliki spesifikasi paling tinggi dibanding CC lain yang ada di terminal lainnya di pelabuhan Tanjung Perak. Sehingga, tiga unit crane baru tersebut dapat melayani kapasitas kapal petikemas yang lebih besar.

Dikesempatan yang sama M Solech, Public Relations PT TPS juga menambahkan, bahwa sejak berdiri dan telah melayani para pengguna jasa petikemas selama 18 tahun, PT TPS, terus melakukan pembenahan untuk bisa memenangkan persaingan bisnis di masa depan. Salah satunya yang akan dilaksanakan pada April 2017, melakukan Rebranding.

“Peremajaan ini merupakan langkah progresif yang menjadi momentum awal menuju semangat PT TPS baru yang lebih agresif, meningkatkan kecepatan kerja, fokus dan lebih siap menghadapi persaingan dalam bisnis bongkar muat petikemas,” pungkas M Sholeh.

PT TPS sebagai terminal operator yang semakin tinggi daya saingnya, baik secara kualitas maupun kuantitas, mulai bergerak cepat dengan melakukan perubahan mengikuti kebutuhan bisnis.

“Untuk saat ini fokus dipelayanan dan fasilitas. Kami akan terus mengoptimalkan seluruh aset, baik itu aset Softskill maupun hardskill,” urainya. (Tls)

Add a Comment