Proyek Hunian Crown Group Mendapatkan Penghargaan Bergengsi UDIA Award 2019

Surabaya (wartasas.com) – Lagi lagi pengembang properti terkemuka Australia, Crown Group, menerima penghargaan bergengsi untuk dua proyek hunianannya di Sydney. Ini menunjukkan, kualitas property Crown Group layak menjadi pilihan hunian terbaik.

Kedua proyek hunian tersebut adalah Arc by Crown Group yang ikonik di Sydney dipuji sebagai salah satu Pengembangan Hunian Vertikal terbaik di Australia. Sementara, Mastery by Crown Group, pengembangan hunian ikonik di Waterloo, dipuji karena pendekatan pemasaran yang inovatif. 

Hal tersebut disampaikan Komisaris dan CEO Crown Group, Iwan Sunito melalui GM Strategic & Corporate Communication Indonesia, Bagus Sukmana bahwa, penghargaan bergengsi tersebut diperoleh Crown Group pada perhelatan Urban Development lnstitute of Australia (UDIA) NSW Awards for Excellence 2019 pada Jumat, (09/08) lalu di Sydney.

“Seperti yang disampaikan oleh Pak Iwan, penghargaan industri bergengsi itu sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi perusahaan untuk menciptakan pengembangan hunian ikonik giobal yang menetapkan standar baru untuk desain di Australia,” ucap Bagus dalam jumpa pers di Surabaya, Selasa, (12/08/19). 

Bangunan kelas dunia yang unik ini, masih menurut Bagus, mewujudkan semua prinsip yang diyakini oleh Crown Group sebuah mahakarya arsitektur yang akan menjadi lokasi hunian yang paling dicari di Sydney untuk tinggal, bekerja, dan bermain.

Proyek Arc by Crown Group merupakan menara hunian bergaya Manhattan setinggi 25 lantai  dirancang oleh Koichi Takada Arcitects yang telah diakui secara internasional, menjadi bangunan yang mencolok di cakrawala Sydney ketika selesai dibangun pada tahun 2018.

“Dengan fagade bata merah yang terlihat seperti bangunan kuno dan 59 lengkungan baja putih yang mencolok, membungkus kaca dan baja lantai atas dan area rooftop. Bangunan ini memiliki fasilitas bergaya resor khas Crown Group termasuk kolam renang, spa, dan gym, dan area taman di puncak gedung,” terangnya.

Dijelaskan juga, Crown Group telah bekerja secara kolaboratif untuk memulihkan area Skittle Lane yang awalnya dibangun pada 1800-an sebagai jalur untuk melayani gudang-gudang di sekitarnya dan digunakan sebagai jalur bowling untuk para pelaut dan tentara.

Menggunakan blok trachyte, Crown Group mengubah Skittle Lane menjadi area pejalan kaki dan butik ritel dengan atrium yang menghubungkan King Street dengan Kent dan Clarence Street. Crown Group telah menambahkan tampilan area Skittle Lane dengan keberadaan etalase temuan-temuan arkeologis di situs tersebut. 

Di lantai dasar, kawasan ritel modern Arc by Crown Group adalah rumah bagi Michi lzakaya & Ramen, Ministry of Coffee, Delicatessen by Pony Dining, dan Grew & Co Fine Jewellery.

“Arc by Crown Group juga merupakan rumah bagi SKYE Suites kedua. Hotel berlayanan butik bintang lima pertama di Sydney ini menawarkan 73 unit apartemen berlayanan yang mewah,” ungkap Bagus.

Mastery by Crown Group, kampanye pemasaran yang sangat sukses untuk proyek pembangunan hunian lima menara yang mampu menghasilkan nilai penjualan lebih dari Rp. 400 milyar hanya dalam beberapa jam saja pada sesi penjualan fase pertama.

“Peluncuran program pemasaran global yang dilakukan di Jakarta, Surabaya, Shanghai, Hongkong, dan baru-baru ini di Singapura dan Tokyo, mampu membuka pintu bagi para pembeli internasional,” pungkasnya.

Kampanye pemasaran ini berhasil menarik ribuan minat calon pembeli, perhatian media di seluruh dunia dan lebih dari 2000 undangan menghadiri acara peluncuran Mastery by Crown Group di Moore Park pada bulan Oktober. 

Dikembangkan dalam kemitraan dengan Mitsubishi Estate Group, Mastery by Crown Group menampilkan 368 unit apartemen mewah yang ketika selesai pada tahun 2021 dan akan dilengkapi dengan kolam renang tanpa batas di puncak gedung, gym, spa, bioskop mini, ruang komunitas dan pusat ritel di lantai dasar yang terdiri dari gabungan restoran, kafe dan toko, dan “eat street” Jepang pertama di Sydney. (Tls)