Kepala OJK : Pentingnya Menjalin Silaturahmi dan Komunikasi Bersama Media

Tretes (wartasas.com) – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan komunikasi dengan insan media, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 4 Jawa Timur kembali menggelar acara Media Gathering.

Acara Media Gathering bertemakan “Cangkrukan Media – OJK KR4 Jatim” pada Rabu, 02 Mei 2018 di Hotel Surya Tretes, Pasuruan dihadiri langsung oleh Kepala OJK Regional 4 Jatim, Heru Cahyono dan 50 media cetak, online dan elektronik.

Dalam sambutannya, Kepala OJK KR4 Jawa Timur, Heru Cahyono menyampaikan bahwa, Media Gathering 2018 kali ini lebih menitikberatkan kepada menjalin hubungan baik antara OJK dan media di Jawa Timur.

“Karena, media memiliki peranan penting dan strategis sebagai penyampai informasi terutama berita terkait literasi kepada masyarakat luas tentang fungsi OJK dan peranan OJK di dunia perbankan,” kata Heru dalam sambutannya di acara Media Gathering di Hotel Surya Tretes, Rabu, (02/05/18).

“Untuk itu, kami ingin mengajak rekan rekan media untuk lebih mengenal dan memahami apa itu OJK dan fungsinya. Sehingga, dalam menyampaikan informasi ke masyarakat luas bisa lebih akurat dan jelas,” tambahnya.

Heru Cahyono juga menjelaskan bahwa, industri perbankan di Jawa Timur menunjukkan pertumbuhan yang positif, antara lain tercermin dari total aset mencapai Rp 566,6 Triliun atau tumbuh 9% (yoy) lebih tinggi dari pertumbuhan nasional sebesar 7,96% dengan pangsa pasar terhadap nasional sebesar 7,55%.

“Industri Perbankan di Jawa Timur terdiri dari 4 Bank Umum Konvensional yang berkantor pusat di Surabaya, 1 Unit Usaha Syariah, 339 BPR/S dan 402 jaringan kantor perbankan yang berkantor pusat di luar Jawa Timur,” terang Heru.

Penyaluran kredit perbankan di Jawa Timur juga mengalami pertumbuhan yang signifikan sebesar 10,57% (yoy) lebih tinggi dari pertumbuhan nasional sebesar 8,99% dengan pangsa terhadap nasional sebesar 9%.

Kinerja keuangan di sektor perbankan yang positif tersebut juga terjadi pada penghimpunan dana pihak ketiga mencapai Rp 530,4 Triliun atau tumbuh 8,99% lebih tinggi dari pertumbuhan nasional sebesar 8% dengan pangsa pasar terhadap nasional sebesar 9,45%.

“Sedangkan, Industri Pasar Modal di Jawa Timur juga menunjukkan pertumbuhan yang baik, terlihat dari jumlah investor sebesar 79.166 SID atau meningkat 17,68% dengan nilai transaksi mencapai Rp 38,7 Triliun selama dua bulan di awal tahun 2018,” paparnya.

Sebagai upaya untuk memberdayakan ekonomi pengusaha skala kecil, OJK telah mendorong dan memfasilitasi pembentukan LKMS Bank Wakaf Mikro (BWM) di beberapa pondok pesantren di Jawa Timur yang saat ini sebanyak 6 BWM.

Selain itu, OJK bekerjasama dengan industri keuangan telah melakukan berbagai upaya untuk lebih meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Jawa Timur melalui beberapa aktifitas antara lain, Pembukaan Galeri Investasi di beberapa Universitas yang saat ini jumlahnya mencapai 51 Galeri, Sosialisasi dan edukasi keuangan kepada beberapa kelompok masyarakat, Sosialisasi kepada gadai swasta yang beroperasi di Jawa Timur agar mendaftarkan kegiatan usahanya kepada OJK, Sosialisasi kepada perusahaan pembiayaan terkait Undang-undang Fiducia.

Dalam rangka percepatan akses keuangan daerah, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Jawa Timur telah membuat beberapa program selama tahun 2018 antara lain diawali dengan kegiatan business matching antara start up business di bidang teknologi informasi dengan Industri Kecil Menengah (IKM) binaan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur.

“Kegiatan tersebut bertujuan untuk memfasilitasi pemasaran produk-produk IKM Jawa Timur melalui sarana digital,” ungkap Heru.

Di kesempatan Media Gathering tersebut, juga diadakan workshop mengenai Bank Wakaf Mikro oleh Kuswandono dari KR4, Tantangan Media di Era Digitalisasi Informasi oleh Elba Damhuri dari Republika, Perkembangan Fintech oleh Daddi Peryoga dari KR4, Investasi Pasar Modal dan Perencanaan Keuangan oleh Rudy Basuki dari Manulife Asset Management dan Satgas Waspada Investasi oleh Umar Sahid dari Departemen Penyidikan OJK. (Tls)