Dorong Kemajuan Ekonomi, Mandiri Salurkan Program Baksos di Sumenep

Surabaya (wartasas.com) – Sebagai bank terbesar di Indonesia yang memberikan pelayanan kepada nasabah yang meliputi segmen usaha Corporate, Commercial, Micro & Business, Consumer Banking serta Treasury, Bank Mandiri terus berupaya mendukung pemerintah dalam kesejahteraan masyarakat.

Melalui Bank Mandiri, Pemerintah terus berkomitmen menyalurkan program bantuan sosial Program Keluarga harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang digagas oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos).

Regional CEO Bank Mandiri Jawa 3 Agus Haryoto Widodo, mengatakan, hingga November 2017, Bank Mandiri telah menyalurkan bantuan sosial PKH sampai dengan tahap 4 di Kabupaten Sumenep kepada 40.991 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Total penyaluran bantuan sosial PKH senilai Rp 15,98M miliar tersebar di 27 Kecamatan diantara nya di 5 kepulauan yaitu Pulau Sapudi, Pulau Kangean, Pulau Sapeken, Pulau Masalembu dan Pulau Raas,” kata Agus saat pelepasan Mandiri Volunteer di Armada Timur Surabaya, Jawa Timur, Senin, (27/11/17).

“Bantuan ini merupakan bagian dari 53.560 KPM di Jawa Timur di 4 (empat) Kabupaten yaitu Jember, Kediri, Madiun dan Sumenep,” tambahnya.

Dalam penyaluran bansos di pulau-pulau yang berada di kawasan Sumenep tersebut, Bank Mandiri menerjunkan 35 bankir-bankirnya melalui program Mandiri Volunteer bekerja sama dengan TNI AL Armada Timur.

Program Mandiri Volunteer ini merupakan wujud partisipasi Bank Mandiri dalam menyaluran program bantuan sosial pemerintah pada program Nawacita Kabinet Kerja, bertujuan untuk memperluas akses layanan keuangan terhadap masyarakat di seluruh wilayah Tanah Air serta mendorong kemajuan ekonomi nasional.

“Kami tetap berkomitmen penuh dalam menyukseskan program bansos ini, dengan tetap berupaya menyalurkan bantuan ke seluruh pelosok Indonesia, salah satunya ke 5 (lima) kepulauan di Sumenep yang jarak terjauhnya sekitar 18 jam menggunakan kapal,” terang pria berkacamata tersebut dengan tegas.

Selama 10 (sepuluh) hari mulai tanggal 27 November – 6 Desember 2017, para volunteer akan menyalurkan bantuan sosial ke 5 lokasi penyaluran yaitu:  Pulau Sapudi, Pulau Kangean, Pulau Sapeken, Pulau Masalembu dan Pulau Raas dengan total 14,89M kepada 7.881 Keluarga Penerima Manfaat

“Bank Mandiri berusaha menyalurkan bantuan sosial Program Kementerian Sosial ke daerah-daerah sulit dijangkau di kepulauan terpencil di seluruh Indonesia dengan menerjunkan 300 bankir yang ikut serta dalam Program Mandiri Volunteer ini,” paparnya.

Selain PKH, untuk program BPNT, lanjut Agus, pihaknya bekerjasama dengan kelurahan setempat Bulog, dan agen kelontong terkait pendampingan KPM serta pengadaan bahan pangan bersubsidi seperti beras, gula, telor dan minyak goreng

“Agen-agen bank ini juga memberikan layanan keuangan tanpa kantor cabang bank kepada masyarakat yang belum memiliki akses kepada layanan keuangan untuk transaksi perbankan terbatas.

Bank Mandiri berharap, para agen juga dapat meningkatkan literasi keuangan KPM sehingga dapat mendukung program inklusi finansial. Hingga saat ini, Bank Mandiri memiliki jumlah agen sebanyak lebih dari  22.664 agen individu yang terdiri dari 8.460 Agen Kelontong dan 14.204 Agen Laku Pandai/Agen lainnya di seluruh Indonesia. (Tls)