Bersama MUI Jatim, BI Menggelar Edukasi Keuangan Syariah

Surabaya (wartasas.com) – Ekonomi dan keuangan syariah Indonesia terus berkembang, dengan ditandai oleh perkembangan berbagai lembaga keuangan Islam seperti perbankan syariah, takaful, koperasi syariah, dan pasar keuangan syariah, serta berbagai lembaga sosial Islam.

Untuk itu, Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Provinsi Jawa Timur bekerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jatim menggelar Seminar Edukasi Keuangan Syariah bertemakan Implementasi Nilai-nilai Syariah dalam Lembaga Keuangan Syariah pada Rabu, 21 Maret 2018 di Hotel Majapahit Surabaya.

Dalam seminar Edukasi Keuangan Syariah dihadiri Kepala Kanwil  BI Prov. Jatim Difi Ahmad Johansyah dan Ketua MUI Jatim KH. Abdul Shomad Bukhori serta perwakilan ormas-ormas Islam di Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Kepala Kanwil  BI Prov. Jatim  Difi Ahmad Johansyah menyampaikan bahwa, edukasi keuangan syariah memang sangat perlu dilakukan agar masyarakat semakin memahami dan mengerti sistem ekonomi yang berkeadilan dan berkeseimbangan.

“Indonesia memiliki kesempatan meningkatkan kapasitas dan kinerja perekonomian yang mengimplementasikan sistem ekonomi dan keuangan syariah yang tidak bisa difasilitasi sistem ekonomi dan keuangan konvensional,” kata Difi dalam sambutannya usai membuka secara simbolis seminar Edukasi Keuangan Syariah, Rabu, (21/03/18).

“Selama ini keberadaan sistem ekonomi dan keuangan syariah dapat dirasakan dengan kehadiran perbankan syariah, asuransi syariah, pegadaian syariah, lembaga keuangan mikro syariah dan industri pasar modal syariah,” tambahnya.

Namun, kontribusi ekonomi syariah tersebut masih menurut Difi, masih jauh dari sistem konvensional serta belum dapat memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap sistem ekonomi yang berkeadilan dan berkeseimbangan.

“Melalui edukasi ini diharapkan masyarakat semakin cerdas dalam melakukan transaksi keuangan. Dan, memang umat Islam harus lebih memilih lembaga keuangan syariah karena ini ajaran Islam,” harapnya.

Ditempat yang sama, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jatim KH. Abdul Shomad Bukhori menghimbau para dai untuk mensosialisasikan kepada ummat terkait keuangan syariah.

“Ini perjuangan syariah yang harus disampaikan kepada umat. Dan, seharusnya tidak ada lagi dai atau aktifis Islam menggembosi lembaga keuangan syariah,” ungkap KH. Bukhori.

KH. Abdul Shomad Bukhori berpesan, umat jangan lagi melihat murah atau mahalnya margin tetapi harus melihat sah dan tidaknya sebuah transaksi di mata Allah Subhanahu Wata’ala. (Tls)