Berikan Konsultasi Proses Go Public, BEI Bersama BCA Gelar Workshop

Surabaya (wartasas.com) – Dalam rangka memberikan awareness dan konsultasi teknis mengenai proses go public, Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menyelenggarakan workshop dan dialog interaktif.

Bekerjasama dengan PT Bank Central Asia Tbk. dan PT BCA Sekuritas, BEI serta PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mengadakan workshop bertemakan “Road to Go Public with BCA Group” pada Senin, 14 Mei 2018 di Sheraton Hotel Surabaya.

Acara dengan format talkshow dan konsultasi One on One antara peserta dan PT BCA Sekuritas dibuka oleh Direktur Pengembangan BEI, Nicky Hogan didampingi Kepala Kantor Wilayah III Bank BCA, Ratna Yanti.

Nicky Hogan dalam sambutannya menyampaikan bahwa, acara workshop ini disamping memberikan awareness juga mendorong pertumbuhan perusahaan melalui go public, dan menambah kapasitas kredit dari debitur komersial  PT Bank Central Asia Tbk., khususnya di wilayah Surabaya dan Jawa Timur.

Dalam kesempatan tersebut, Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) juga menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas kejadian teror bom yang terjadi di Surabaya.

Direktur Utama BEI menghimbau kepada seluruh pelaku pasar untuk tetap tenang dan beraktivitas secara normal. Pengalaman pada teror bom Thamrin 14 Januari 2016, menunjukkan bahwa teror tersebut tidak berpengaruh besar terhadap kegiatan di pasar modal.

Pada saat terjadinya teror, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat terkoreksi sebanyak 77,86 poin atau sebanyak 1,72 persen di level 4.459,32 poin. Namun koreksi IHSG tersebut hanya reaksi sesaat atau bersifat sementara karena pada penutupan perdagangan sesi II di hari yang sama, IHSG hanya ditutup melemah tipis 0,53 persen dan keesokan harinya justru menguat 0,24 persen. Investor di pasar modal tidak terpengaruh oleh gerakan teror yang terjadi.

Teror bom Surabaya juga tidak akan berpengaruh besar terhadap aktivitas di pasar modal. Secara fundamental Perusahaan Tercatat yang tergabung dalam LQ45 menunjukkan kinerja yang solid dengan rata-rata pendapatan meningkat sebesar 15,96 persen dan laba bersih meningkat 11,68 persen pada kuartal 1 2018 dibandingkan dengan kuartal 1 2017.

Direktur Utama BEI menghimbau agar investor dan seluruh pelaku pasar modal tidak bereaksi berlebihan dan tetap optimis terhadap stabilitas keamanan nasional. (Tls)