3 Pabrik Baru PT. Sariguna Primatirta Dukung Pencapaian Target 1 Triliun

Surabaya (wartasas.com) – Sebagai pabrik penghasil minuman dalam kemasan Cleo, PT Sariguna Primatirta Tbk memiliki target cukup besar di tahun 2018 yaitu 1 Triliun. Untuk mendukung pencapaian target tersebut, PT Sariguna Primatirta Tbk telah mendirikan tiga pabrik baru.

Hal tersebut disampaikan langsung dalam “Paparan Publik” yang diselenggarakan pada Selasa, 15 Mei 2018 di Hotel Vasa Surabaya oleh Direktur PT Sariguna Primatirta Tbk, Lukas Setio Wongso.

Dalam paparannya Lukas Setio Wongso menyampaikan, bahwa dengan berdirinya ketiga pabrik baru tersebut yang berada di Ngoro (Mojokerto), Pandaan (Pasuruan) dan Kendari, mampu menyumbang penjualan ditahun 2018 sebanyak 15 persen.

“Untuk itu, kami optimis target penjualan tahun 2018 ini dapat tercapai. Karena, tren kenaikan penjualan tahun ini sebetulnya sudah mulai tercermin pada kuartal pertama 2018 yang mengalami kenaikan 17 persen dibanding periode sama tahun lalu,” ucap Lukas dalam “Paparan Publik” di Vasa Hotel Surabaya, Selasa, (15/05/18).

“Pada kuartal kedua nanti tentunya kenaikannya akan lebih besar jika dibandingkan dengan kuartal pertama. Karena disitu masih ada Lebaran dan saat-saat menjelang Natal dan Tahun Baru,” tambahnya.

Sebagai pabrik penghasil minuman dalam kemasan Cleo, Lukas berani menjamin secara konsisten bahwa produknya, selain sangat hyginis dan sehat menyehatkan, juga tidak akan menyebabkan penyakit kanker meskipun produknya menginap di dalam mobil atau ruangan yang kondisinya cukup panas.

“Kemasan botol Cleo kita jamin aman dan hyginis karena dibuat dari bahan nomor satu dan satu satunya secara internasional, jadi meskipun di simpan di dalam tuangan atau mobil dengan suhu diatas 60 derajat C,” terang Lukas.

Untuk itu, PT Sariguna Primatirta Tbk optimis target penjualan tahun ini sebanyak Rp 1 triliun akan tercapai karena kualitasnya sangat terjaga dan selalu dikontrol secara cermat agar tetap menjadi minuman sehat dan menyehatkan bagi masyatakat para konsumennya.

Ditempat yang sama, Direktur Operasional Sariguna Primatirta, Nio Eko Susilo, menambahkan, dengan adanya ketiga pabrik baru tersebut memberi tambahan kapasitas produksi sebanyak 650 juta liter per tahun.

“Rinciannya, untuk pabrik di Ngoro sebanyak 250 juta liter, kemudian di Pandaan sebanyak 250 juta liter dan di Kendari sebanyak 150 juta liter,” papar Eko.

“Kapasitas produksi kita pun tahun ini naik menjadi 4,65 miliar liter dari sebelumnya 4 miliar liter per tahun ini. Upaya meningkatkan kapasitas ini juga didorong daya serap pasar yang meningkat luar biasa baik untuk air minum dalam kemasan botol, galon dan cup (gelas),” imbuhnya.

Dijelaskan juga dalam “Paparan Publik” bahwa, selama kuartal pertama 2018, pertumbuhan penjualan air kemasan dalam botol sebanyak 70 persen, disusul air dalam kemasan gelas sebanyak 40 persen dan air galon sebanyak 17 persen. (Tls)